Target IPO, Pertamina Akan Jual Saham Perdana Blok Rokan
Senin, 15 Juni 2020 - 17:37 WIB
loading...
A
A
A
Pihaknya meminta kepada PT Chevron Pacific Indonesia dapat berinvestasi sebelum alih kelola tahun depan. “Jadi tujuannya saat alih keloka ke Pertamina produksi masih bisa dipertahankan,” kata dia.
Mantan Direktur Utama Pertamina itu juga meminta penjelasan kepada Pertamina secara detail terkait pembentukan subholding migas termasuk rencana pelepasan saham Blok Rokan ke depan. Pasalnya, SKK Migas bertanggung jawab terhadap kontrak-kontrak wilayah kerja para investor hulu migas.
Pihaknya juga berencana mengevaluasi masing-masing wilayah kerja migas yang saat ini dioperasikan maupun dikerjasamakan oleh Pertamina.
“Kami akan review sejauh mana kewenangan terhadap masing-masing wilayah kerja, karena sesuai perjanjian kontrak antara pemerintah dengan perusahaan yang mengoperasikan wilayah kerja,” kata dia.
Namun pihaknya berharap, pembentukan subholding hulu Pertamina tidak semakin mempersulit birokrasi. Pihaknya berharap, setiap direktur regional di upstream subholding dapat lebih cepat mengambil keputusan. “Mudah-mudahan lebih baik dan yang paling penting birokrasi tidak panjang sehingga investasi lebih cepat,” tandasnya.
Mantan Direktur Utama Pertamina itu juga meminta penjelasan kepada Pertamina secara detail terkait pembentukan subholding migas termasuk rencana pelepasan saham Blok Rokan ke depan. Pasalnya, SKK Migas bertanggung jawab terhadap kontrak-kontrak wilayah kerja para investor hulu migas.
Pihaknya juga berencana mengevaluasi masing-masing wilayah kerja migas yang saat ini dioperasikan maupun dikerjasamakan oleh Pertamina.
“Kami akan review sejauh mana kewenangan terhadap masing-masing wilayah kerja, karena sesuai perjanjian kontrak antara pemerintah dengan perusahaan yang mengoperasikan wilayah kerja,” kata dia.
Namun pihaknya berharap, pembentukan subholding hulu Pertamina tidak semakin mempersulit birokrasi. Pihaknya berharap, setiap direktur regional di upstream subholding dapat lebih cepat mengambil keputusan. “Mudah-mudahan lebih baik dan yang paling penting birokrasi tidak panjang sehingga investasi lebih cepat,” tandasnya.
(ind)
Lihat Juga :