Sri Mulyani Curhat Minimnya Pejabat Perempuan di Kemenkeu, Eselon 1 Jenjang Karier Cuma 2 Orang
Selasa, 08 Maret 2022 - 05:41 WIB
loading...
Menkeu Sri Mulyani. Foto/Dok SINDOnews/Yulianto
A
A
A
JAKARTA - Pemerintah berupaya mendorong keterwakilan perempuan dan kesetaraan gender di berbagai bidang. Namun, kesetaraan gender di dunia kerja masih jauh panggang dari api.
Beberapa lingkungan pekerjaan masih memandang perempuan tidak punya kecakapan dalam mengemban suatu posisi atau menduduki level jabatan tertentu.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saja, pejabat eselon I perempuan saat ini baru berkisar 16-17%.
"Di Kemenkeu (pejabat) eselon 1-nya 16-17%, itu pun sudah termasuk staf khusus. Kalau pure eselon 1 yang berasal dari jenjang karir cuma punya 2 (orang)," ujarnya dalam diskusi virtual, dikutip Selasa (8/3/2022).
Baca juga: Sri Mulyani Beberkan Alasan Perempuan Bisa Memimpin Lebih Baik
Meski begitu, kata dia, kini perekrutan pegawai di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) porsi pegawai laki-laki dan perempuan sama besar, yaitu 50:50. Sebelumnya, pegawai perempuan lebih sedikit, namun kini jumlahnya terus bertambah.
Menurut Sri, perempuan memiliki kompleksitas dalam mengejar karirnya karena dihujani pilihan dan pertanyaan pilihan antara karir, pendidikan atau keluarga.
Beberapa lingkungan pekerjaan masih memandang perempuan tidak punya kecakapan dalam mengemban suatu posisi atau menduduki level jabatan tertentu.
Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, di lingkungan Kementerian Keuangan (Kemenkeu) saja, pejabat eselon I perempuan saat ini baru berkisar 16-17%.
"Di Kemenkeu (pejabat) eselon 1-nya 16-17%, itu pun sudah termasuk staf khusus. Kalau pure eselon 1 yang berasal dari jenjang karir cuma punya 2 (orang)," ujarnya dalam diskusi virtual, dikutip Selasa (8/3/2022).
Baca juga: Sri Mulyani Beberkan Alasan Perempuan Bisa Memimpin Lebih Baik
Meski begitu, kata dia, kini perekrutan pegawai di Kementerian Keuangan (Kemenkeu) porsi pegawai laki-laki dan perempuan sama besar, yaitu 50:50. Sebelumnya, pegawai perempuan lebih sedikit, namun kini jumlahnya terus bertambah.
Menurut Sri, perempuan memiliki kompleksitas dalam mengejar karirnya karena dihujani pilihan dan pertanyaan pilihan antara karir, pendidikan atau keluarga.
Lihat Juga :