alexametrics

China terpukul inflasi pangan 2,5 persen

loading...
China terpukul inflasi pangan 2,5 persen
Foto: Ilustrasi/Istimewa
A+ A-
Sindonews.com - China melaporkan telah mengalami inflasi tertinggi dalam tujuh bulan terakhir. Kondisi tersebut didorong meroketnya harga pangan akibat cuaca buruk.

Dilansir International Business Times, Jumat (11/1/2013), Biro Statistik Nasional China menyebutkan, inflasi diukur berdasarkan indeks harga konsumen (CPI) yang mengalami kenaikan 2,5 persen pada Desember 2012. Sementara November lalu, indeks mencapai 2 persen.

Dalam survei yang dilakukan Bloomberg, para ekonom mengharapkan rata-rata kenaikan 2,3 persen.



Cuaca ekstrem terdingin yang dialami 'Negeri Panda' dalam 28 tahun terakhir, membuat masyarakat di sana menderita. Harga sayuran segar dilaporkan lebih tinggi dari harga daging babi. Pemerintah berharap kondisi segera stabil.

Harga pangan pada indeks Desember lalu, tercatat naik 4,2 persen, sayuran segar naik 14,8 persen dan harga telur naik 8,7 persen.
(dmd)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak