Pertamina Sudah Tepat, Pakar: Jika Harga BBM Pertalite Naik Maka Timbul Gejolak
Jum'at, 11 Maret 2022 - 23:52 WIB
loading...
Saat mendapat tekanan hebat akibat harga minyak dunia yang terus meroket, Pertamina menahan laju harga Pertalite. Langkah ini dinilai tepat, karena menurut pakar apabila Pertalite naik harga, maka bisa muncul gejolak. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Saat harga minyak dunia terus melesat, masyarakat kalangan mampu diimbau untuk menggunakan BBM Pertamax series. Karena dengan cara tersebut, Pertamina tetap bisa mempertahankan harga jual bahan bakar minyak (BBM) jenis Pertalite, yang notabene digunakan mayoritas masyarakat menengah ke bawah.
“Masyarakat yang terbilang mampu, hendaknya menggunakan Pertamax series. Begitu pula yang sebelumnya pakai Pertamax, jangan malah bermigrasi ke Pertalite. Dengan menggunakan Pertamax series, maka Pemerintah melalui Pertamina, bisa menjaga harga jual Pertalite agar tidak naik,” kata pakar kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyahdi Jakarta, Jumat (11/3/2022).
Baca Juga: Kenaikan Harga BBM di Depan Mata, Jokowi ke Sri Mulyani: Tahan Sampai Berapa Hari?
Kesadaran masyarakat kalangan mampu ini, menurut Trubus sangat penting. Apalagi saat ini Pertamina mendapat tekanan hebat, akibat harga crude oil yang terus meroket sejak perang Rusia-Ukraina.
“Selain itu, jika masyarakat kalangan mampu turut mengkonsumsi Pertalite, tentu berpengaruh terhadap membengkaknya APBN. Kalau sudah begini, sama saja dengan orang kaya berlindung di bawah orang miskin," urainya.
“Masyarakat yang terbilang mampu, hendaknya menggunakan Pertamax series. Begitu pula yang sebelumnya pakai Pertamax, jangan malah bermigrasi ke Pertalite. Dengan menggunakan Pertamax series, maka Pemerintah melalui Pertamina, bisa menjaga harga jual Pertalite agar tidak naik,” kata pakar kebijakan publik Universitas Trisakti, Trubus Rahadiansyahdi Jakarta, Jumat (11/3/2022).
Baca Juga: Kenaikan Harga BBM di Depan Mata, Jokowi ke Sri Mulyani: Tahan Sampai Berapa Hari?
Kesadaran masyarakat kalangan mampu ini, menurut Trubus sangat penting. Apalagi saat ini Pertamina mendapat tekanan hebat, akibat harga crude oil yang terus meroket sejak perang Rusia-Ukraina.
“Selain itu, jika masyarakat kalangan mampu turut mengkonsumsi Pertalite, tentu berpengaruh terhadap membengkaknya APBN. Kalau sudah begini, sama saja dengan orang kaya berlindung di bawah orang miskin," urainya.
Lihat Juga :