Tulang Punggung BBM Masyarakat, Harga Pertalite Dijamin Enggak Naik
Minggu, 13 Maret 2022 - 07:51 WIB
loading...
Harga BBM jenis Pertalite dipastikan oleh Kementerian ESDM tidak akan naik di tengah ketidakpastian harga minyak dunia. Hal ini dikarenakan Pertalite menjadi BBM yang paling banyak dikonsumsi masyarakat. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian ESDM menjamin akan menjaga harga BBM jenis Pertalite di tengah ketidakpastian harga minyak dunia . Hal ini dikarenakan Pertalite menjadi BBM yang paling banyak dikonsumsi masyarakat.
Baca Juga: Pertamina Sudah Tepat, Pakar: Jika Harga BBM Pertalite Naik Maka Timbul Gejolak
Berdasarkan data tahun 2021, konsumsi Pertalite tercatat mencapai 23 juta Kilo Liter (KL). Konsumsi Pertalite hampir 80% di antara BBM jenis Bensin lainnya seperti Pertamax, Pertamax Turbo dan Premium.
"Itu berdasarkan realisasi tahun lalu. Keberadaan Pertalite saat ini menjadi paling penting karena menjadi tulang punggung BBM bagi masyarakat," ungkap Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangannya, Minggu (13/3/2022).
Lanjutnya, konsumsi Pertalite relatif meningkat tiap tahun. Tahun 2017 hingga tahun 2021 konsumsi Pertalite berturut-turut sekitar 14,5 juta KL, 17,7 juta KL, 19,4 juta KL, 18,1 juta KL dan 23 juta KL.
"Tahun 2020 konsumsi Pertalite turun karena pandemi Covid-19. Namun, tahun 2021 konsumsinya meningkat lagi hingga 23 juta KL. Sedangkan tahun ini diproyeksikan pada kisaran 23 juta KL," tambahnya.
Baca Juga: Kenaikan Harga BBM di Depan Mata, Jokowi ke Sri Mulyani: Tahan Sampai Berapa Hari?
Baca Juga: Pertamina Sudah Tepat, Pakar: Jika Harga BBM Pertalite Naik Maka Timbul Gejolak
Berdasarkan data tahun 2021, konsumsi Pertalite tercatat mencapai 23 juta Kilo Liter (KL). Konsumsi Pertalite hampir 80% di antara BBM jenis Bensin lainnya seperti Pertamax, Pertamax Turbo dan Premium.
"Itu berdasarkan realisasi tahun lalu. Keberadaan Pertalite saat ini menjadi paling penting karena menjadi tulang punggung BBM bagi masyarakat," ungkap Kepala Biro Komunikasi, Layanan Informasi Publik dan Kerja Sama Kementerian ESDM Agung Pribadi dalam keterangannya, Minggu (13/3/2022).
Lanjutnya, konsumsi Pertalite relatif meningkat tiap tahun. Tahun 2017 hingga tahun 2021 konsumsi Pertalite berturut-turut sekitar 14,5 juta KL, 17,7 juta KL, 19,4 juta KL, 18,1 juta KL dan 23 juta KL.
"Tahun 2020 konsumsi Pertalite turun karena pandemi Covid-19. Namun, tahun 2021 konsumsinya meningkat lagi hingga 23 juta KL. Sedangkan tahun ini diproyeksikan pada kisaran 23 juta KL," tambahnya.
Baca Juga: Kenaikan Harga BBM di Depan Mata, Jokowi ke Sri Mulyani: Tahan Sampai Berapa Hari?
Lihat Juga :