Sri Mulyani Waspadai Dampak Penurunan Impor Terhadap Manufaktur

Selasa, 16 Juni 2020 - 11:15 WIB
loading...
Sri Mulyani Waspadai...
Foto/SINDOnews
A A A
JAKARTA - Kementerian Keuangan (Keuangan) terus mewaspadai penurunan impor dan ekspor pada neraca perdagangan Mei kemarin. Sebagai informasi, nilai ekspor yang mencapai USD10,53 miliar mengalami penurunan sebesar 13,40%. Sementara, impor yang senilai USD8,44 miliar juga juga turun 42,20% jika dibandingkan bulan April.

Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani mengatakan, penuruan impor akan menghambat pemulihan pada industri manufaktur. ( Baca: Kondisi Ekspor-Impor Anjlok, Pertumbuhan Industri Perlu Diwaspadai )

"Dari sisi impor dan bahan baku impor kita turun tajam dan akan mempengaruhi kinerja manufaktur. Itu bisa menghambat sektor manufaktur karena impor turun mengahalangi mereka meningkatkan produksi," kata Sri Mulyani di Jakarta, Selasa (16/6/2020).

Dia melanjutkan, di sis lain impor barang konsusumi yang turun cukup tajam akan menguntungkan Indonesia. Pasalnya, industri lokal bisa memanfaatkannya, dan memperbaiki neraca dagang kita.

"Itu baik karena kita akan bisa memperbaiki neraca perdagangan," jelasnya.

Sri menambahkan, kinerja eskpor yang menurun dikarenakan negara tujuan mengalami keterlambatan, akibat pandemi virus Corona (Covid-19). Untuk itu perlu ada perbaikan agar ekspor tidak turun tajam.

"Kalau kita lihat di negara-negara tujuan, ekspor kita juga kontraksi double digit seperti Jepang, Eropa, dan Amerika Serikat. Itu yang perlu kita waspadai," tandasnya.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Heboh Sell Indonesia...
Heboh 'Sell Indonesia' saat Rupiah-IHSG Terpuruk, Muncul Sosok Lama Bikin Kepercayaan Runtuh
Naik Argo Bromo Anggrek...
Naik Argo Bromo Anggrek Sehari Sebelumnya, Sri Mulyani Berduka untuk Korban Tabrakan KA di Bekasi
Sri Mulyani Ditunjuk...
Sri Mulyani Ditunjuk Jadi Anggota Dewan Direksi Gates Foundation
Purbaya Pikir-pikir...
Purbaya Pikir-pikir Turunkan PPN Jadi 8%: Saya Bisa Kehilangan Rp70 Triliun
Tanya Langsung ke Petani,...
Tanya Langsung ke Petani, Mentan Pastikan Harga Pupuk Subsidi Sudah Turun 20%
Purbaya Tunda Tarik...
Purbaya Tunda Tarik Pajak Pedagang Online Warisan Sri Mulyani, Ini Alasannya
Kaleidoskop 2025: 7...
Kaleidoskop 2025: 7 Peristiwa Ekonomi Paling Heboh di Indonesia
Pensiun Jadi Menkeu,...
Pensiun Jadi Menkeu, Sri Mulyani akan Ngajar di Oxford
Penjarahan Rumah Sri...
Penjarahan Rumah Sri Mulyani hingga Sahroni, Polisi Tangkap 52 Tersangka
Rekomendasi
PN Jakpus Eksekusi Lahan...
PN Jakpus Eksekusi Lahan Hotel Sultan Senilai Rp28,9 Triliun
Menang Lagi di PN Jakpus,...
Menang Lagi di PN Jakpus, Putusan Hakim Tegaskan Keabsahan Tanda Tangan Ketum PPP dan Wasekjen pada SK Plt Maluku
Terluka saat Hadang...
Terluka saat Hadang Eksekusi Hotel Sultan, Kivlan Zen: Darah Saya untuk Perjuangan
Berita Terkini
Aturan Baru ESDM, Blending...
Aturan Baru ESDM, Blending Batu Bara Harus Dapat Restu Bahlil
Antisipasi Lonjakan...
Antisipasi Lonjakan 5,46 Juta Penumpang Libur Sekolah, InJourney Airports Hadirkan Fasilitas Ramah Keluarga
IHSG Berakhir di Zona...
IHSG Berakhir di Zona Merah Sentuh 6.172, Transaksi Bursa Cetak Rp17,8 Triliun
Tips MotionTrade: Jangan...
Tips MotionTrade: Jangan Tertipu, Waspadai Contoh Modus Investasi Ilegal Ini
Jangan Lewatkan! Kejar...
Jangan Lewatkan! Kejar Promo Rumah, Kendaraan, & Liburan di BRI Consumer Expo 2026 Makassar
BI Tancap Gas, Suku...
BI Tancap Gas, Suku Bunga Acuan Kembali Naik 25 Bps ke Level 5,75%
Infografis
Balas Dendam ke AS,...
Balas Dendam ke AS, China Naikkan Tarif Impor Jadi 125%
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved