Canggihnya Pusat Kendali LRT Jabodetabek yang Siap Diuji Coba

Selasa, 15 Maret 2022 - 13:21 WIB
loading...
Canggihnya Pusat Kendali...
Uji beban LRT Jabodebek di Jembatan Lengkung Bentang Panjang Kuningan (Long Span Kuningan), Jakarta Selatan, Jumat (25/2/2022). FOTO/Yulianto/SINDOnews
A A A
BANDUNG - PT Len Industri (Persero) memastikan Operation Control Centre (OCC) LRT Jabodebek siap digunakan untuk uji coba. Pusat operasi dan kontrol ini menggunakan perangkat canggih untuk mendukung sistem operasi dan persinyalan LRT Jabodebek secara maksimal.

Direktur Strategi Bisnis & Portofolio PT Len Industri (Persero) Linus Andor Mulana Sijabat mengatakan, PT Len Industri sejak awal terlibat dalam pembangunan pusat operasi dan kontrol di Depo LRT Jabodebek di Jatimulya, Bekasi. OCC ini berfungsi sebagai monitoring sistem persinyalan, power system, dan pusat telekomunikasi berbasis CCTV.

"Kami bertanggung jawab terhadap design engineering hingga instalasi jaringan dan semua perangkat OCC LRT Jabodebek. Juga terminasi ER (Equipment Room) ke perangkat persinyalan outdoor. Saat ini, progresnya telah mencapai 98 persen dan dalam tahapan pengetesan integrasi," jelas Linus dalam siaran persnya, Selasa (15/3/2022).

Baca Juga: Beroperasi Agustus 2022, Usulan Tarif LRT Jabodebek Rata-rata Dipatok Rp15.000

Menurut dia, OCC tersebut memiliki peran vital dalam mendukung operasi LRT Jabodebek. Sistem hardware dan software yang digunakan adalah teknologi canggih yang memenuhi kualifikasi standar keselamatan internasional. Apalagi, LRT Jabodebek nantinya akan beroperasi secara driverless atau tanpa pengemudi.

LRT Jabodebek ditargetkan dapat beroperasi akhir September 2022. OCC LRT Jabodebek terdiri atas bagian kontrol dan monitoring untuk persinyalan, power system, dan CCTV terpusat dengan sistem telekomunikasi yang menghubungkan seluruh stasiun LRT.

Pada layar video-wall OCC, bagian kanan atas adalah kontrol persinyalan. Layar ini berfungsi untuk memantau persinyalan di dalam kereta dan semua track lintasan serta depo LRT Jabodebek. Sementara bagian layar kanan bawah adalah bagian SCADA yang berfungsi untuk monitoring power system di semua lintasan dan depo LRT Jabodebek. Terakhir, layar bagian kiri untuk kontrol telekomunikasi, monitoring CCTV di semua stasiun dan depo LRT Jabodebek.

Saat ini juga sedang berlangsung pelatihan Automatic Train System (ATS) yang diberikan Len dan Siemens kepada operator, dari tanggal 9 Maret hingga 18 Maret 2022. Training dilaksanakan agar mereka dapat mengetahui bagaimana sistem persinyalan kereta driverless bekerja/beroperasi.

Menurut dia, keterlibatan PT Len Industri (Persero) pada proyek LRT Jabodebek merupakan perwujudan dari konsep dual-use technology (pertahanan dan non pertahanan) seiring dengan posisi Len sekarang sebagai induk Holding BUMN Industri Pertahanan Defend ID.

"Persinyalan LRT Jabodebek ini menggunakan Train Guard MT Signalling System dari Siemens. Kemudian kami bertanggung jawab melakukan pemasangan seluruh perangkat persinyalannya dan juga sistem Paltform Screen Doors (PSD). Kami juga menyuplai produk dan perangkat seperti power supply system untuk persinyalan, sistem pengkabelan indoor dan outdoor persinyalan, perangkat emergency train stop, dan perangkat luar persinyalan lainnya, " beber dia.

Lebih lanjut Linus Andor menjelaskan, tak hanya OCC Depo LRT Jabodebek yang siap digunakan, PT Len Industri juga telah 100 persen menyelesaikan pemasangan sistem persinyalan LRT Jabodebek. Meliputi perangkat persinyalan di semua jalur utama untuk lintas 1 Cibubur-Cawang; lintas 2 Cawang-Dukuh Atas; dan lintas 3 Cawang-Jatimulya. Len juga menggarap perangkat persinyalan di 31 kereta LRT Jabodebek.

Setelah semua perangkat persinyalan selesai diintegrasikan dan terhubung dengan kereta, lintasan dan depo, perangkat akan dilakukan serangkaian uji penggunaan. Meliputi tes Site Acceptance Test (SAT), Trial Running, Site Integration Test (SIT), dan lainnya.

LRT Jabodebek ditargetkan mulai beroperasi secara driverless atau otomatis tanpa masinis di tiga jalur utama pada September 2022. Namun, pengoperasian LRT driverless secara penuh baru akan dilakukan pada Desember 2022, karena masih ada beberapa di depo yang manual.

Baca Juga: Tinjau Depo Bekasi, Dirut KAI Pastikan LRT Jabodebek Beroperasi Agustus

Pada kondisi normal, LRT Jabodebek mampu mengangkut 740 orang penumpang. Sedangkan pada kondisi padat bisa mencapai 1.308 penumpang. Setiap rangkaian LRT memiliki konfigurasi 174 duduk dengan space penumpang berdiri sebanyak 566 orang. Total ada 31 rangkaian kereta dengan 186 unit gerbong. Kereta dengan sumber listrik ini diharapkan menjadi jawaban atas tingginya mobilitas warga Jabodebek.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Danantara Bakal Evaluasi...
Danantara Bakal Evaluasi Manajemen KAI Buntut Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Anggaran Keselamatan...
Anggaran Keselamatan KAI Disorot Usai Tragedi Tabrakan di Bekasi
Summarecon Crown Gading...
Summarecon Crown Gading Hadirkan Standar Baru Kawasan Modern lewat Pengolahan Air Terintegrasi
Klaster Ultra-Luxury...
Klaster Ultra-Luxury Soultan Island Perkuat Transformasi Summarecon Bekasi
Perkuat Layanan JKN...
Perkuat Layanan JKN di Kawasan Industri Strategis, Andi Afdal Resmikan Pembangunan Kantor Cabang BPJS Kesehatan di Cikarang
Atasi Kekeringan, Warga...
Atasi Kekeringan, Warga Bekasi Bisa Dapat Bantuan Air Bersih Gratis
PLN Cikarang Tegaskan...
PLN Cikarang Tegaskan Jarak Aman 3 Meter, Kegiatan Berisiko Tinggi Wajib Koordinasi
Masyarakat Diimbau Jaga...
Masyarakat Diimbau Jaga Jarak Aman 3 Meter dari Jaringan dan Instalasi Listrik
Rekomendasi
7 Fakta Menarik Portugal...
7 Fakta Menarik Portugal Cukur Uzbekistan 5-0: Kebangkitan Ronaldo
Taufik Hidayat Pelaku...
Taufik Hidayat Pelaku Penganiayaan Pacar Ditahan di Sel Khusus
Prabowo Pakai Peci Karanji...
Prabowo Pakai Peci Karanji Hadiri Pekan Petani dan Nelayan di Gorontalo
Berita Terkini
Iran Bebas Produksi,...
Iran Bebas Produksi, Jual, dan Kirim Minyak Mentah, Bayar Pakai Dolar AS
MNC Sekuritas Gelar...
MNC Sekuritas Gelar SPM Level 2 Bersama IBI Kesatuan Bogor: Mengenal Analisis Teknikal
IHSG Pagi Ini Dibuka...
IHSG Pagi Ini Dibuka Menguat 0,44 Persen ke Level 6.128
MSCI Tahan Status Emerging...
MSCI Tahan Status Emerging Market Indonesia, OJK Pastikan Reformasi Pasar Modal Jalan Terus
Hasil RUPST MNC Energy...
Hasil RUPST MNC Energy Investments untuk Tahun Buku 2025
Pasar Modal RI Terancam...
Pasar Modal RI Terancam Turun Kasta ke Frontier Market, MSCI Ultimatum hingga November 2026
Infografis
Sejarah Panjang Persia...
Sejarah Panjang Persia Menjadi Iran yang Mengubah Timur Tengah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved