Pertagas-Krakatau Steel Sinergi Penggunaan Material Pipa Minyak di Blok Rokan
Selasa, 16 Juni 2020 - 14:03 WIB
loading...
A
A
A
Ditambahkan oleh Wiko, skema ini juga diharapkan akan berkontribusi terhadap upaya penyelesaian proyek pipa sepanjang 370 km ini secara tepat waktu. Proyek ini ditargetkan dapat diselesaikan di semester kedua tahun 2021.
Selain itu, kata Wiko, kerjasama dengan Krakatau Steel ini juga merupakan bentuk komitmen afiliasi PT Pertamina (Persero) dan PT PGN Tbk ini dalam Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). "Utamanya sinergi BUMN dan anak usahanya dalam proyek-proyek strategis nasional," jelasnya.
Proyek pipa minyak Blok Rokan merupakan proyek strategis nasional dalam upaya mempertahankan produksi minyak di Blok Rokan pada saat terjadi alih kelola dari Chevron Pacific Indonesia ke Pertamina di 2021 mendatang.
Senada dengan Wiko, Silmy mengatakan, bahwa kerja sama ini merupakan wujud Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tetap berkomitmen dalam investasi dan ikut serta dalam menggairahkan perekonomian yang sedang dalam situasi terdampak Covid-19.
Silmy Karim juga mengungkapkan apresiasinya kepada pihak Pertagas untuk menggunakan baja Krakatau Steel dalam pembangunan infrastruktur distribusi gas dalam negeri. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden untuk menggunakan produk dalam negeri dalam pembangunan infrastruktur nasional. Pihaknya juga berkomitmen untuk menjaga kualitas produk dan ketepatan waktu pengiriman baja HRC kepada pihak Pertagas.
(Baca Juga: Akhirnya, Setelah 8 Tahun Krakatau Steel Berhasil Cetak Laba)
Selain itu, kata Wiko, kerjasama dengan Krakatau Steel ini juga merupakan bentuk komitmen afiliasi PT Pertamina (Persero) dan PT PGN Tbk ini dalam Peningkatan Penggunaan Produk Dalam Negeri (P3DN). "Utamanya sinergi BUMN dan anak usahanya dalam proyek-proyek strategis nasional," jelasnya.
Proyek pipa minyak Blok Rokan merupakan proyek strategis nasional dalam upaya mempertahankan produksi minyak di Blok Rokan pada saat terjadi alih kelola dari Chevron Pacific Indonesia ke Pertamina di 2021 mendatang.
Senada dengan Wiko, Silmy mengatakan, bahwa kerja sama ini merupakan wujud Badan Usaha Milik Negara (BUMN) tetap berkomitmen dalam investasi dan ikut serta dalam menggairahkan perekonomian yang sedang dalam situasi terdampak Covid-19.
Silmy Karim juga mengungkapkan apresiasinya kepada pihak Pertagas untuk menggunakan baja Krakatau Steel dalam pembangunan infrastruktur distribusi gas dalam negeri. Hal ini sejalan dengan arahan Presiden untuk menggunakan produk dalam negeri dalam pembangunan infrastruktur nasional. Pihaknya juga berkomitmen untuk menjaga kualitas produk dan ketepatan waktu pengiriman baja HRC kepada pihak Pertagas.
(Baca Juga: Akhirnya, Setelah 8 Tahun Krakatau Steel Berhasil Cetak Laba)
Lihat Juga :