Kontribusi Nyata PT Vale untuk Sulsel: Serap 87% Pekerja Lokal hingga Jaga Lingkungan
Selasa, 15 Maret 2022 - 17:34 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: PT Vale Dukung Pengembangan Konservasi Taman Wisata Danau Matano
CEO dan Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk , Febriany Eddy, sebelumnya menjabarkan perseroan berkomitmen terhadap praktik pertambangan berkelanjutan. Hal itu merupakan upaya untuk mewujudkan sasaran menjadi sustainable operator, value contributor dan obedient citizen.
"Kami memegang teguh komitmen menjaga kelestarian bumi, sesuai dengan salah satu nilai kami, yakni menjaga kelestarian bumi. Kami menjalankan kegiatan penambangan dan pengolahan bijih nikel dengan melaksanakan praktik-praktik terbaik didukung penerapan teknologi ramah lingkungan. Perseroan berupaya agar tidak menimbulkan dampak negatif, baik di dalam maupun di luar wilayah operasi," terang dia.
Sebelumnya, Anggota DPRD Sulsel, Rahman Pina mengusulkan kontrak PT Vale di Sorowako yang akan habis pada 28 Desember 2025 tak lagi diperpanjang pemerintah pusat. Menurut dia, kontribusi Vale dinilai minim dan menyebabkan kerusakan lingkungan.
“Selama 50 Tahun PT Vale di Sulsel hanya menyisakan masalah, kerusakan lingkungan. Tidak ada nilai ekonomi bagi masyarakat,” tuturnya.
CEO dan Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk , Febriany Eddy, sebelumnya menjabarkan perseroan berkomitmen terhadap praktik pertambangan berkelanjutan. Hal itu merupakan upaya untuk mewujudkan sasaran menjadi sustainable operator, value contributor dan obedient citizen.
"Kami memegang teguh komitmen menjaga kelestarian bumi, sesuai dengan salah satu nilai kami, yakni menjaga kelestarian bumi. Kami menjalankan kegiatan penambangan dan pengolahan bijih nikel dengan melaksanakan praktik-praktik terbaik didukung penerapan teknologi ramah lingkungan. Perseroan berupaya agar tidak menimbulkan dampak negatif, baik di dalam maupun di luar wilayah operasi," terang dia.
Sebelumnya, Anggota DPRD Sulsel, Rahman Pina mengusulkan kontrak PT Vale di Sorowako yang akan habis pada 28 Desember 2025 tak lagi diperpanjang pemerintah pusat. Menurut dia, kontribusi Vale dinilai minim dan menyebabkan kerusakan lingkungan.
“Selama 50 Tahun PT Vale di Sulsel hanya menyisakan masalah, kerusakan lingkungan. Tidak ada nilai ekonomi bagi masyarakat,” tuturnya.
(tri)
Lihat Juga :