Kontribusi Nyata PT Vale untuk Sulsel: Serap 87% Pekerja Lokal hingga Jaga Lingkungan

Selasa, 15 Maret 2022 - 17:34 WIB
loading...
Kontribusi Nyata PT...
Lebih dari lima dekade beroperasi di Sulsel, PT Vale telah memberikan berbagai kontribusi nyata untuk masyarakat dan pemerintah. Foto: Dok PT Vale Indonesia
A A A
MAKASSAR - Manajemen PT Vale Indonesia angkat bicara ihwal tudingan anggota DPRD Sulsel terkait tidak adanya kontribusi perseroan terhadap daerah. Sebaliknya, perusahaan tambang itu telah memberikan kontribusi nyata dan besar di berbagai bidang. Mula dari menyerap banyak tenaga kerja lokal hingga turut menjaga lingkungan.

Senior Manager Communications PT Vale , Bayu Aji, menegaskan selama lebih dari lima dekade beroperasi, perseroan telah menunjukkan kinerja dan kontribusi bagi masyarakat maupun pemerintah. Tidak sekadar menyerap tenaga kerja lokal, PT Vale juga berkomitmen menerapkan penambangan berkelanjutan.

“Lebih setengah abad kami beroperasi di Indonesia. Perjalanan membentuk dan memberikan kami banyak pelajaran. Tentang bagaimana menjadi perusahaan yang menjalankan prinsip-prinsip penambangan yang baik dan berkelanjutan,” ujar Bayu, dalam keterangan tertulisnya, Senin (14/3/2022).

PT Vale selama beroperasi di Sulsel, khususnya Kabupaten Luwu Timur, kata dia, turut berkontribusi dalam membangun manusia. Salahn satunya dengan membuka lapangan kerja yang luas dan memberdayakan masyarakat lokal. Hingga saat ini, ada sekitar 11.000 pekerja dari masyarakat lokal maupun seantero nusantara.

Baca Juga: PT Vale Raih Penghargaan Asia Sustainability Reporting Awards

"Sebanyak 87 persen karyawan adalah masyarakat lokal Kabupaten Luwu Timur, Sulawesi Selatan, tempat tambang dan pabrik perusahaan beroperasi saat ini,” ungkap dia.

Bayu menyebut PT Vale juga tampil menjadi produsen nikel berbasis energi bersih. Keberadaan tiga PLTA PT Vale mampu meniadakan emisi karbon sebesar 1.096.705 ton CO2eq per tahun dari tidak menggunakan batubara sebagai bahan bakar. PT Vale bahkan mendistribusikan listrik 10,7 megawatt untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Luwu Timur.

Termasuk mengoperasikan boiler listrik yang nol emisi untuk kebutuhan pabrik pengolahan dari sebelumnya menggunakan bahan bakar fosil.

Lebih jauh, ia menjabarkan selama ini aktivitas penghijauan setelah tambang pun senantiasa dilakukan. PT Vale mengintegrasikan aktivitas penambangan dengan rehabilitasi lahan pascatambang dengan luas total reklamasi lahan pascatambang telah mencapai 3.012,44 hektar di Blok Sorowako. Adapun alokasi dana tahunan rata-rata lebih dari 2 juta dollar AS.

“Membangun pusat pembibitan modern (nursery) untuk mendukung aktivitas rehabilitasi lahan pasca tambang. Nursery beroperasi sejak sejak 2006 di atas lahan seluas 2,5 hektar dengan kapasitas produksi rata-rata 700.000 bibit per tahun,” terang dia.

Sementara itu, Bayu menyebut kontribusi untuk kas negara telah mencapai 1,2 miliar dollar AS melalui pembayaran pajak dan non pajak sejak 2011 hingga 2021. "Jadi sebanyak 3,3 milar dollar AS, total investasi PT Vale di Indonesia dalam 50 tahun terakhir,” paparnya.

PT Vale juga banyak mengedukasi petani dan kelompok perempuan melalui Program Pertanian Sehat Ramah Lingkungan Berkelanjutan (PSRLB) sejak 2015. Perseroan juga membimbing dan melakukan asistensi kepada 400 UMKM di empat wilayah pemberdayaan PT Vale di Blok Sorowako. Aktivitas tersebut menghasilkan 100 produk unggulan UMKM dan 30 produknya telah menembus pasar di Sulawesi.

Baca Juga: PT Vale Dukung Pengembangan Konservasi Taman Wisata Danau Matano

CEO dan Presiden Direktur PT Vale Indonesia Tbk , Febriany Eddy, sebelumnya menjabarkan perseroan berkomitmen terhadap praktik pertambangan berkelanjutan. Hal itu merupakan upaya untuk mewujudkan sasaran menjadi sustainable operator, value contributor dan obedient citizen.

"Kami memegang teguh komitmen menjaga kelestarian bumi, sesuai dengan salah satu nilai kami, yakni menjaga kelestarian bumi. Kami menjalankan kegiatan penambangan dan pengolahan bijih nikel dengan melaksanakan praktik-praktik terbaik didukung penerapan teknologi ramah lingkungan. Perseroan berupaya agar tidak menimbulkan dampak negatif, baik di dalam maupun di luar wilayah operasi," terang dia.

Sebelumnya, Anggota DPRD Sulsel, Rahman Pina mengusulkan kontrak PT Vale di Sorowako yang akan habis pada 28 Desember 2025 tak lagi diperpanjang pemerintah pusat. Menurut dia, kontribusi Vale dinilai minim dan menyebabkan kerusakan lingkungan.

“Selama 50 Tahun PT Vale di Sulsel hanya menyisakan masalah, kerusakan lingkungan. Tidak ada nilai ekonomi bagi masyarakat,” tuturnya.
(tri)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Keberlanjutan Lingkungan,...
Keberlanjutan Lingkungan, Lippo Karawaci Perkuat Komitmen Efisiensi Penggunaan Air
Vale Gandeng Antareja...
Vale Gandeng Antareja Dorong Produksi Nikel di Bahodopi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Gandeng PT Vale Dorong Penggunaan HVO di Sektor Tambang
Komitmen pada Keberlanjutan,...
Komitmen pada Keberlanjutan, Arkara Energi Raih Penghargaan
PHE OSES Konsisten Jaga...
PHE OSES Konsisten Jaga Ekosistem Laut di Sekitar Wilayah Operasi
Sah! Vale Resmi Dapat...
Sah! Vale Resmi Dapat Perpanjangan Izin Operasi Tambang hingga 2035
Pemkot, TNI dan Masyarakat...
Pemkot, TNI dan Masyarakat Gelar Aksi Bersih-bersih Kota Tangsel
Pesan Adityawarman kepada...
Pesan Adityawarman kepada Pemuda Muhammadiyah: Pemuda Ada di Setiap Kebangkitan
Apel Jaga Jakarta, 203...
Apel Jaga Jakarta, 203 Elemen Masyarakat Siap Menjaga Keamanan Pelabuhan Priok
Rekomendasi
KPK Berharap Tindakan...
KPK Berharap Tindakan Medis terhadap Gus Yaqut Segera Dilakukan
Rembug Tani Jabar di...
Rembug Tani Jabar di Tasikmalaya, Apkarindo Perkuat Sinergi Demi Masa Depan Karet Rakyat
Gelombang Panas Terjang...
Gelombang Panas Terjang Prancis, Rumah Duka Kewalahan
Berita Terkini
Genderang Perang Dagang,...
Genderang Perang Dagang, Trump Ancam Tarif 100% yang Berani Pajaki Google, Meta, dan Apple!
Pacu Kinerja Bisnis,...
Pacu Kinerja Bisnis, Indo Artha Multitek Kenalkan Teknologi Layanan Haji
INDEF: Pemerintah Perlu...
INDEF: Pemerintah Perlu Evaluasi Kebijakan Ekonomi dan Perkuat Kolaborasi
Panaskan Mesin Ekonomi,...
Panaskan Mesin Ekonomi, Purbaya Tawarkan Bunga Kredit 4% untuk UKM Eksportir
BPS: Sensus Ekonomi...
BPS: Sensus Ekonomi 2026 Bukan untuk Penetapan Pajak Pribadi
Semarak HUT ke-58, BPJS...
Semarak HUT ke-58, BPJS Kesehatan Ajak Masyarakat Budayakan Hidup Sehat
Infografis
Jepang Uji Coba 4 Hari...
Jepang Uji Coba 4 Hari Kerja untuk Ubah Stigma Negara Pekerja Keras
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved