Startup Delos Dorong Pengembangan SDM di Sektor Maritim
Selasa, 15 Maret 2022 - 16:11 WIB
loading...
Delos mendorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor kemaritiman. FOTO/IST
A
A
A
JAKARTA - Perusahaan startup aquatech Delos mendorong pengembangan Sumber Daya Manusia (SDM) di sektor kemaritiman agar makin kompetitif di kancah bisnis global . Mengusung program Institut Maritim Delos (DMI), program ini menyasar kampus-kampus yang memiliki jurusan studi akuakultur yang digarap bersama akademisi dan pelaku usaha.
"Program DMI dirancang sesuai dengan standar pelatihan yang didesain untuk mempersiapkan mahasiswa semester akhir yang akan segera lulus, untuk nantinya bisa bergabung dan siap bekerja di industri budidaya udang," kata Senior Scientific Officer Delos, Julie Ekasari melalui pernyataannya, di Jakarta, Selasa (15/3/2022).
Baca Juga: Startup Ramai-ramai Berekspansi ke Luar Jawa
Menurut dia, Delos sebagai pelaku bisnis di industri aquatech menyadari pentingnya mengembangkan SDM yang mumpuni. Persoalannya, mahasiswa yang telah lulus belum tentu siap untuk bekerja, apalagi industri ini berkaitan dengan makhluk hidup dengan kondisi yang fluktuatif.
CEO Delos Guntur Mallarangeng optimistis ke depan Indonesia akan menjadi eskportir udang terbesar. Dengan garis pantai sepanjang 54.000 km, sumber daya manusia pesisir yang melimpah, serta iklim tropis yang menunjang, sudah seharusnya Indonesia mampu menjadi pemimpin global untuk akuakultur yang berkelanjutan. Sebab itu, pihaknya menginisiasi program tersebut.
"Program DMI dirancang sesuai dengan standar pelatihan yang didesain untuk mempersiapkan mahasiswa semester akhir yang akan segera lulus, untuk nantinya bisa bergabung dan siap bekerja di industri budidaya udang," kata Senior Scientific Officer Delos, Julie Ekasari melalui pernyataannya, di Jakarta, Selasa (15/3/2022).
Baca Juga: Startup Ramai-ramai Berekspansi ke Luar Jawa
Menurut dia, Delos sebagai pelaku bisnis di industri aquatech menyadari pentingnya mengembangkan SDM yang mumpuni. Persoalannya, mahasiswa yang telah lulus belum tentu siap untuk bekerja, apalagi industri ini berkaitan dengan makhluk hidup dengan kondisi yang fluktuatif.
CEO Delos Guntur Mallarangeng optimistis ke depan Indonesia akan menjadi eskportir udang terbesar. Dengan garis pantai sepanjang 54.000 km, sumber daya manusia pesisir yang melimpah, serta iklim tropis yang menunjang, sudah seharusnya Indonesia mampu menjadi pemimpin global untuk akuakultur yang berkelanjutan. Sebab itu, pihaknya menginisiasi program tersebut.
Lihat Juga :