IHSG Ditutup Menguat Dekati Level 5.000 Saat Bursa Asia Terkerek Naik

Selasa, 16 Juni 2020 - 15:29 WIB
loading...
IHSG Ditutup Menguat...
Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan, Selasa (16/6/2020) ditutup melesat naik untuk mengiringi bursa Asia yang juga menghijau. Foto/SINDO Photo
A A A
JAKARTA - Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada akhir perdagangan, Selasa (16/6/2020) ditutup melesat naik untuk mengiringi bursa Asia yang juga menghijau. Hingga akhir sesi, IHSG menguat 170,12 poin atau 3,53% menjadi 4.986,46.

Sebelumnya pada sesi siang, bursa saham dalam Negeri melesat 3,02% yang setara dengan 145,3 poin ke posisi 4,961.72. Laju positif IHSG dimulai sejak pembukaan pagi tadi yang menanjak naik 77,01 poin menjadi 4.893,35. Sebelumnya di awal pekan kemarin, IHSG bertenggar pada level 4.816,34.

(Baca Juga: Menko Airlangga Tantang Emiten dan BEI Tarik Dana Asing Balik ke RI )

Adapun nilai transaksi pada bursa Indonesia sore ini tercatat sebesar Rp8,42 triliun dengan 9,56 miliar saham diperdagangkan dan transaksi bersih asing minus Rp597,39 miliar dengan aksi jual asing sebesar Rp2,20 triliun dan aksi beli asing mencapai Rp1,60 triliun. Tercatat sebesar 380 saham menguat, 119 melemah dan 161 stagnan.

Beberapa saham yang menguat di antaranya PT Astra International Tbk.(ASII) naik Rp230 menjadi Rp4.970, PT Sona Topas Tourism Industry Tbk. (SONA) meningkat Rp1.225 menjadi Rp7.400 dan PT Protech Mitra Perkasa Tbk. (OASA) melonjak Rp64 ke posisi Rp404.

Sementara saham-saham dengan pelemahan yakni PT Asahimas Flat Glass Tbk. (AMFG) turun Rp200 menjadi Rp3.100, PT Indonesian Paradise Property Tbk. (INPP) jatuh Rp-55 menjadi Rp735 serta PT Cita Mineral Investindo Tbk. (CITA) merosot Rp50 menjadi Rp1.800.

(Baca Juga: Pekan Kedua Juni, Aliran Modal Asing Keluar Capai Rp8,04 Triliun )

Di sisi lain bursa saham Asia terdongkrak pada perdagangan hari Selasa, ketika investor bereaksi terhadap pengumuman terbaru oleh bank sentral. Indeks Nikkei Jepang menguat 4,88% untuk menutup sesi hari ini pada level 22.582,21 saat saham Fanuc meroket 6,74%.

Sementara itu indeks Topix bergerak maju 4,09% untuk menyelesaikan perdagangan hari kedua pekan ini di posisi 1.593,45. Selanjutnya di Korea Selatan, indeks Kospi melambung 5,28% menjadi 2.138,05.

Indeks Hang Seng, Hong Kong juga memperoleh dorongan sebesar 2,51% pada jam-jam terakhir perdagangan. Selain itu bursa saham daratan China juga tercatat lebih tinggi, dengan komposit Shanghai naik 1,44% menjadi 2.931,75 sedangkan komponen Shenzhen bertambah 1,847% ke posisi 11.398,97.

Bursa patokan di Australia tidak terkecuali turut mencetak keuntungan, dimana S&P/ASX 200 naik 3,89% dan mengakhir sesi di level 5.942,30. Secara keseluruhan, indeks MSCI Asia di luar Jepang memperoleh tambahan sebesar 2,83%.

Investor pada hari Selasa kemungkinan fokus pada pengumuman bank sentral di beberapa negara. Di dalam risalah Reserve Bank of Australia, pertemuan kebijakan moneter bulan Juni yang dirilis "mengakui bahwa kebijakan fiskal dan moneter yang substansial, terkoordinasi, dan belum pernah terjadi sebelumnya di Australia membantu pereekonomian,".

Sementara itu Bank of Jepang mengumumkan keputusan kebijakan moneter, bahwa ekonomi Jepang masih dalam situasi parah meskipun aktivitas ekonomi mulai dibuka bertahap. Ditambah Federal Reserve AS mengumumkan langkah untuk mendukung pasar.

The Fed mengatakan akan membeli obligasi korporasi individu, menandai pendekatan yang lebih luas untuk membeli obligasi korporasi. Sebelumnya menunjukkan akhir dari membeli obligasi di pasar utama, namun Bank Sentral AS menandai perluasan ke pasar sekunder.
(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
IHSG Hari Ini Berakhir...
IHSG Hari Ini Berakhir Meroket 4,12% Tembus Level 6.254
IHSG Melesat 3,5 Persen,...
IHSG Melesat 3,5 Persen, Saham BUMN Jadi Motor Penguatan Bursa
IHSG Dibuka Melesat...
IHSG Dibuka Melesat 1,85% ke 6.118, Mayoritas Saham Menghijau
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Free Float Sentuh 25,7%,...
Free Float Sentuh 25,7%, Saham TPIA Kian Menarik Investor Global
Naik 2,07%, IHSG Balik...
Naik 2,07%, IHSG Balik Lagi ke Level 6.000-an
Mengapa ‘Ekonomi Solid’,...
Mengapa ‘Ekonomi Solid’, Namun Sosial-Politik Mulai Gelisah?
Rupiah dan IHSG Menguat,...
Rupiah dan IHSG Menguat, SBY: Ada Good News untuk Kita Semua
Rupiah, IHSG, dan Krisis...
Rupiah, IHSG, dan Krisis Kepercayaan
Rekomendasi
Indonesia Tunjukkan...
Indonesia Tunjukkan Kerukunan Antaragama ke Presiden Jerman di Istiqlal dan Katedral
Presiden Prabowo: Selamat...
Presiden Prabowo: Selamat Tahun Baru Islam 1 Muharram 1448 H
Gelombang I Berakhir,...
Gelombang I Berakhir, 245 Kloter Jemaah Haji Telah Diberangkatkan ke Tanah Air
Berita Terkini
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Libur 1 Muharram, Harga...
Libur 1 Muharram, Harga Emas Antam Stagnan di Rp2,7 Juta per Gram
Sambut Kabar Damai AS-Iran,...
Sambut Kabar Damai AS-Iran, Harga Bitcoin Melesat Tembus USD65.900
Kapal Tanker India Lintasi...
Kapal Tanker India Lintasi Selat Hormuz, Tandai Pulihnya Jalur Strategis usai Kesepakatan Damai AS-Iran
Ini Prinsip Dasar Manajemen...
Ini Prinsip Dasar Manajemen Risiko yang Wajib Dipahami Setiap Trader Forex
Infografis
4 Alasan Tak Boleh Minum...
4 Alasan Tak Boleh Minum Teh saat Sahur, Bikin Asam Lambung Naik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved