Dukung Kemandirian Penyandang Disabilitas, LPEI Berkolaborasi dengan Sinergi Indonesia Inklusi
Rabu, 16 Maret 2022 - 20:30 WIB
loading...
LPEI bersama Sinergi Indonesia Inklusi berupaya mengembangkan kemandirian ekonomi kaum disabilitas. Foto/Ist
A
A
A
JAKARTA - Lembaga Pembiayaan Ekspor Indonesia ( LPEI ) melakukan pertemuan dengan tim Sinergi Indonesia Inklusi untuk mewujudkan ekonomi inklusif bagi penyandang disabilitas di Indonesia yang jumlahnya mencapai 22.977.017 orang.
Baca juga: Ratusan Penyandang Disabilitas di Jakarta Utara Ikuti Vaksinasi Booster
Angkie Yudistia (Staf Khusus Presiden) hadir didampingi Susilo (Asisten Staf Khusus Presiden) dan Iwan Tirtha (CEO Fors Fortis Corporation) menjelaskan kepada jajaran manajemen LPEI mengenai arahan Presiden RI untuk berinovasi melibatkan penyandang disabilitas, keluarga dan komunitas agar mampu melakukan kegiatan yang produktif dengan memanfaatkan teknologi.
Dikdik Yustandi, Direktur Pelaksana Pembiayaan LPEI, menyatakan bahwa pengembangan UMKM menjadi fokus lembaga bersama Sinergi Indonesia Inklusi, suatu gerakan membangun ekosistem inklusi 2022 untuk mewujudkan kemandirian penyandang disabilitas di Indonesia.
LPEI sebagai special mission vehicle di bawah Kementerian Keuangan RI memiliki mandat untuk meningkatkan ekonomi, termasuk memfasilitasi program peningkatan kemampuan pelaku UMKM penyandang disabilitas untuk memperoleh kesempatan kerja dan berwirausaha.
Pada pertemuan tersebut, Angkie menguraikan program Sinergi Indonesia Inklusi yang memberdayakan para perempuan serta kegiatan yang melibatkan ragam penyandang disabilitas Indonesia dalam kegiatan produksi UMKM, antara lain produk fesyen, perawatan kecantikan, furniture dan produk rumah tangga lainnya.
Baca juga: Ratusan Penyandang Disabilitas di Jakarta Utara Ikuti Vaksinasi Booster
Angkie Yudistia (Staf Khusus Presiden) hadir didampingi Susilo (Asisten Staf Khusus Presiden) dan Iwan Tirtha (CEO Fors Fortis Corporation) menjelaskan kepada jajaran manajemen LPEI mengenai arahan Presiden RI untuk berinovasi melibatkan penyandang disabilitas, keluarga dan komunitas agar mampu melakukan kegiatan yang produktif dengan memanfaatkan teknologi.
Dikdik Yustandi, Direktur Pelaksana Pembiayaan LPEI, menyatakan bahwa pengembangan UMKM menjadi fokus lembaga bersama Sinergi Indonesia Inklusi, suatu gerakan membangun ekosistem inklusi 2022 untuk mewujudkan kemandirian penyandang disabilitas di Indonesia.
LPEI sebagai special mission vehicle di bawah Kementerian Keuangan RI memiliki mandat untuk meningkatkan ekonomi, termasuk memfasilitasi program peningkatan kemampuan pelaku UMKM penyandang disabilitas untuk memperoleh kesempatan kerja dan berwirausaha.
Pada pertemuan tersebut, Angkie menguraikan program Sinergi Indonesia Inklusi yang memberdayakan para perempuan serta kegiatan yang melibatkan ragam penyandang disabilitas Indonesia dalam kegiatan produksi UMKM, antara lain produk fesyen, perawatan kecantikan, furniture dan produk rumah tangga lainnya.
Lihat Juga :