Tak Terbendung, Harga Batu Bara Seminggu Rontok 34%

Jum'at, 18 Maret 2022 - 14:55 WIB
loading...
Tak Terbendung, Harga...
Ilustrasi pengapalan ekspor batu bara. FOTO/ANTARA Photo
A A A
JAKARTA - Harga batu bara belum juga bergerak naik dan melanjutkan tren penurunan berlangsung selama sepekan terakhir. Berdasarkan data pasar ICE Newcastle, Jumat (18/3/2022) pukul 13.42 WIB, harga batu bara kontrak April 2022 merosot 5% di USD241,95 per ton. Selama lima hari, harganya telah jatuh hingga 34%.

Harga batu bara kontrak Mei 2022 terpuruk 5% di USD231,95 per ton, menambah kerugiannya sepekan menjadi 34,6%. Kendati permintaan masih tinggi, pasar komoditas batu bara tampak mulai jenuh merespons konflik Rusia dan Ukraina menyusul upaya perundingan damai kedua negara tersebut. Kabar terbaru, keduanya masih belum menemui titik kesepakatan.

Baca Juga: Permintaan Batu Bara di Asia Meningkat Tajam, PTBA Banjir Pesanan

Demand atas kebutuhan batu bara masih tetap tinggi di Asia. Belakangan ini, negara Vietnam mengumumkan kekurangan pasokan si batu emas itu setelah infeksi Covid-19 mengangggu operasi penambang lokal.

"Konflik Ukraina-Rusia juga telah mendorong kenaikan harga minyak, gas, dan batu bara di pasar internasional," kata pemerintah Vietnam dalam pengumumannya, dilansir Reuters, Jumat (18/3/2022).

Vietnam adalah negara pusat manufaktur dengan pertumbuhan ekonomi tercepat di Asia yang sangat bergantung pada batu bara untuk pembangkit listrik. Saat kebutuhan energi mendesak, Vietnam mulai melirik pemasok potensial dari Asia, salah satunya Indonesia.

Seperti diketahui, pemerintah Vietnam mengelola pembangkit listrik yang dioperasikan oleh perusahaan negara EVN. Pada Februari 2022, otoritas tersebut menerima kontrak 69% batu bara dengan perusahaan pertambangan Vinacomin dan Dong Bac.

Vietnam mulai beralih dari eksportir batubara menjadi importir bersih hampir satu dekade lalu. Sebagian besar impornya saat ini dipasok oleh Indonesia, Australia dan Rusia.

Baca Juga: Gara-gara China, Harga Batu Bara Anjlok 7 Persen Lebih

Data bea cukai Vietnam menunjukkan impor batubara turun 17,9% yoy dalam dua bulan pertama tahun 2022 menjadi 3,89 juta ton, meskipun nilainya lebih dari dua kali lipat menjadi USD859 juta. Produksi batubara domestik Vietnam naik 5,3% pada periode Januari-Februari dari tahun sebelumnya menjadi 7,12 juta ton. Kementerian Perindustrian dan Perdagangan mengatakan Vietnam akan membatasi ekspor batu baranya sebesar 2 juta ton tahun ini.

(nng)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketahanan Energi Nasional...
Ketahanan Energi Nasional Dinilai Masih Rapuh di Tengah Tekanan Global
Ekonom Ingatkan Risiko...
Ekonom Ingatkan Risiko Ekspor Satu Pintu Jadi Monopoli Birokrasi Baru
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Ekspor Sawit hingga...
Ekspor Sawit hingga Batu Bara Harus Lewat BUMN, Prabowo Ingin Selamatkan Rp2.653 Triliun per Tahun
Prabowo Wajibkan Ekspor...
Prabowo Wajibkan Ekspor Batu Bara hingga Sawit Satu Pintu lewat BUMN, Harga Ditentukan RI
Lolos dari Blokade AS,...
Lolos dari Blokade AS, Tanker Raksasa Pengangkut 2 Juta Barel Minyak Lanjut Berlayar ke Vietnam
Drone Ukraina Meledak...
Drone Ukraina Meledak Sendiri di Pelabuhan Negara NATO, Kyiv Tuduh Rusia Kerjai Sinyalnya
Zelensky Tantang Putin...
Zelensky Tantang Putin Bertemu Tatap Muka, Kremlin: Datanglah ke Moskow!
AS Batal Kirim Rudal...
AS Batal Kirim Rudal Tomahawk ke Jerman Diduga Khawatir dengan Pembalasan Rusia
Rekomendasi
KontraS Kritik Tuntutan...
KontraS Kritik Tuntutan 2,5 Tahun Penjara untuk Terdakwa Penyiraman Andrie Yunus
Imigrasi Nonaktifkan...
Imigrasi Nonaktifkan Pejabat yang Diperiksa KPK, Pastikan Pelayanan Publik Tetap Berjalan
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
7 Alasan Dunia Tak Menghukum...
7 Alasan Dunia Tak Menghukum Trump dan Netanyahu meski AS-Israel Bom Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved