Eropa Terpecah Soal Sanksi Embargo Minyak dan Gas Rusia
Selasa, 22 Maret 2022 - 06:59 WIB
loading...
A
A
A
Namun, Uni Eropa belum mengikuti Inggris dan AS dalam memberlakukan larangan impor minyak Rusia. Hal ini mendorong Simon Coveney, menteri luar negeri Irlandia, untuk memperingatkan bahwa posisi itu menjadi semakin tidak dapat dipertahankan.
Menteri Luar Negeri Lithuania, Gabrielius Landsbergis juga mengatakan, sangat penting untuk menjaga tekanan kepada Putin. Dalam intervensi signifikan lainnya, Prancis yang memegang kepresidenan Uni Eropa, menyarankan untuk menargetkan minyak dan gas Rusia. Namun, membuang ekspor Rusia bisa berdampak secara politis, karena berpotensi membuat harga lebih tinggi dan menimbulkan lebih banyak kerugian.
Sejauh mana ketergantungan negara-negara Uni Eropa kepada Rusia berbeda-beda dan juga sangat bervariasi. Jerman dan Hongaria, yang masing-masing mengimpor setidaknya 30% minyak mereka dari Rusia, termasuk di antara negara-negara yang telah menolak seruan untuk melakukan embargo. Belanda juga dilaporkan mengungkapkan, embargo minyak akan melewati "garis merah".
"Pertanyaan tentang embargo minyak bukanlah pertanyaan apakah kita ingin atau tidak menginginkannya, tetapi pertanyaan tentang seberapa besar kita bergantung pada minyak," ucap Menteri Luar Negeri Jerman, Baerbock.
Baca Juga: Pantas Saja AS Berani Embargo Minyak Rusia, Efeknya Tak Separah Krisis Energi 1970-an
"Jerman mengimpor banyak, tetapi ada juga negara-negara anggota lain yang tidak dapat menghentikan impor minyak. Jika kami bisa, kami akan melakukannya secara otomatis," ungkapnya
Menteri Luar Negeri Lithuania, Gabrielius Landsbergis juga mengatakan, sangat penting untuk menjaga tekanan kepada Putin. Dalam intervensi signifikan lainnya, Prancis yang memegang kepresidenan Uni Eropa, menyarankan untuk menargetkan minyak dan gas Rusia. Namun, membuang ekspor Rusia bisa berdampak secara politis, karena berpotensi membuat harga lebih tinggi dan menimbulkan lebih banyak kerugian.
Sejauh mana ketergantungan negara-negara Uni Eropa kepada Rusia berbeda-beda dan juga sangat bervariasi. Jerman dan Hongaria, yang masing-masing mengimpor setidaknya 30% minyak mereka dari Rusia, termasuk di antara negara-negara yang telah menolak seruan untuk melakukan embargo. Belanda juga dilaporkan mengungkapkan, embargo minyak akan melewati "garis merah".
"Pertanyaan tentang embargo minyak bukanlah pertanyaan apakah kita ingin atau tidak menginginkannya, tetapi pertanyaan tentang seberapa besar kita bergantung pada minyak," ucap Menteri Luar Negeri Jerman, Baerbock.
Baca Juga: Pantas Saja AS Berani Embargo Minyak Rusia, Efeknya Tak Separah Krisis Energi 1970-an
"Jerman mengimpor banyak, tetapi ada juga negara-negara anggota lain yang tidak dapat menghentikan impor minyak. Jika kami bisa, kami akan melakukannya secara otomatis," ungkapnya
Lihat Juga :