GoTo Perpanjang Masa Bookbuilding IPO hingga 24 Maret 2022
Selasa, 22 Maret 2022 - 10:12 WIB
loading...
PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo memperpanjang masa penawaran awal perdana saham (bookbuilding period) selama tiga hari. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk atau GoTo memperpanjang masa penawaran awal perdana saham (bookbuilding period) selama tiga hari. Proses penawaran awal yang semula dijadwalkan berlangsung pada 15 - 21 Maret 2022 diperpanjang hingga Kamis, 24 Maret 2022.
Hal itu terungkap dalam prospektus initial public offering (IPO) GoTo terbaru yang diunggah pada laman e-IPO, Senin (21/3/2022). Disinyalir, penambahan masa bookbuilding bertujuan agar semakin banyak konsumen dan pedagang di platform Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial yang dapat mengikuti Program Saham Gotong Royong .
Baca Juga: IPO GoTo Diyakini Bisa Jadi Momentum Penguatan Pasar Modal Indonesia
Corporate Secretary GoTo, Koesoemohadiani mengatakan, initial public offering atau IPO GoTo mendapat sambutan positif dan antusiasme tinggi dari masyarakat terutama dari para konsumen dan pedagang (merchant dan seller) dalam ekosistem yang mendapatkan alokasi pasti melalui Program Saham Gotong Royong.
“Sehingga dibutuhkan waktu untuk masyarakat, terutama para konsumen dan pedagang di ekosistem GoTo, untuk dapat lebih memahami mekanisme pemesanan saham, mempertimbangkan keputusan investasi dengan baik, serta dapat menyelesaikan seluruh proses penyampaian minat awal,“ ujar Koesomohadiani dalam keterangan resmi.
Hal itu terungkap dalam prospektus initial public offering (IPO) GoTo terbaru yang diunggah pada laman e-IPO, Senin (21/3/2022). Disinyalir, penambahan masa bookbuilding bertujuan agar semakin banyak konsumen dan pedagang di platform Gojek, Tokopedia, dan GoTo Financial yang dapat mengikuti Program Saham Gotong Royong .
Baca Juga: IPO GoTo Diyakini Bisa Jadi Momentum Penguatan Pasar Modal Indonesia
Corporate Secretary GoTo, Koesoemohadiani mengatakan, initial public offering atau IPO GoTo mendapat sambutan positif dan antusiasme tinggi dari masyarakat terutama dari para konsumen dan pedagang (merchant dan seller) dalam ekosistem yang mendapatkan alokasi pasti melalui Program Saham Gotong Royong.
“Sehingga dibutuhkan waktu untuk masyarakat, terutama para konsumen dan pedagang di ekosistem GoTo, untuk dapat lebih memahami mekanisme pemesanan saham, mempertimbangkan keputusan investasi dengan baik, serta dapat menyelesaikan seluruh proses penyampaian minat awal,“ ujar Koesomohadiani dalam keterangan resmi.
Lihat Juga :