Kunjungi Blok Migas Terbesar Kedua RI, Ini Pesan Sri Mulyani
Kamis, 24 Maret 2022 - 22:18 WIB
loading...
A
A
A
"Belajar dari alih kelola di WK lain sebelumnya, persiapan Pertamina dalam alih kelola WK Rokan jauh lebih banyak sehingga mampu menjaga bahkan meningkatkan produksi," tutur Nicke dalam sambutannya.
Nicke menjelaskan, Subholding Upstream Pertamina pada tahun ini mencanangkan pengeboran 813 sumur pengembangan. Sebanyak 500 sumur di antaranya berada di WK Rokan.WK migas terbesar kedua Tanah Air ini menyumbang sepertiga total produksi minyak Pertamina atau hampir seperempat produksi nasional dengan rata-rata produksi tahunan sekitar 160 ribu barel minyak per hari (BOPD) pada periode September-Desember 2021.
Pada kesempatan tersebut, Dirut PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Subholding Upstream Budiman Parhusip menjelaskan bahwa WK Rokan memiliki peran strategis dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional."Seluruh hasil lifting WK Rokan diperuntukkan bagi konsumsi kilang domestik Pertamina guna mendukung ketahanan energi nasional," ujarnya.
Sementara, Dirut PHR Jaffee A Suardin menyampaikan bahwa PHR berhasil meningkatkan kinerja WK Rokan pasca-alih kelola. Di antaranya kenaikan tingkat produksi, biaya lifting yang makin rendah, peningkatan kegiatan pengeboran secara masif dan agresif, peningkatan keandalan fasilitas, dan tingkat efisiensi produksi yang terjaga.
PHR WK Rokan menyumbangkan penerimaan negara sekitar Rp9 triliun untuk periode Agustus-Desember 2021. Kontribusi itu terdiri dari Rp6,5 triliun Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Rp2,5 triliun berupa pembayaran PPh, PPN, dan pajak daerah.
Baca Juga: Malaysia Usulkan Bahasa Melayu sebagai Bahasa Kedua di ASEAN
Nicke menjelaskan, Subholding Upstream Pertamina pada tahun ini mencanangkan pengeboran 813 sumur pengembangan. Sebanyak 500 sumur di antaranya berada di WK Rokan.WK migas terbesar kedua Tanah Air ini menyumbang sepertiga total produksi minyak Pertamina atau hampir seperempat produksi nasional dengan rata-rata produksi tahunan sekitar 160 ribu barel minyak per hari (BOPD) pada periode September-Desember 2021.
Pada kesempatan tersebut, Dirut PT Pertamina Hulu Energi (PHE) Subholding Upstream Budiman Parhusip menjelaskan bahwa WK Rokan memiliki peran strategis dalam pemenuhan kebutuhan energi nasional."Seluruh hasil lifting WK Rokan diperuntukkan bagi konsumsi kilang domestik Pertamina guna mendukung ketahanan energi nasional," ujarnya.
Sementara, Dirut PHR Jaffee A Suardin menyampaikan bahwa PHR berhasil meningkatkan kinerja WK Rokan pasca-alih kelola. Di antaranya kenaikan tingkat produksi, biaya lifting yang makin rendah, peningkatan kegiatan pengeboran secara masif dan agresif, peningkatan keandalan fasilitas, dan tingkat efisiensi produksi yang terjaga.
PHR WK Rokan menyumbangkan penerimaan negara sekitar Rp9 triliun untuk periode Agustus-Desember 2021. Kontribusi itu terdiri dari Rp6,5 triliun Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP) dan Rp2,5 triliun berupa pembayaran PPh, PPN, dan pajak daerah.
Baca Juga: Malaysia Usulkan Bahasa Melayu sebagai Bahasa Kedua di ASEAN
Lihat Juga :