17,5 Juta UMKM Sudah Nyebur ke Digital, Jokowi Belum Puas

Senin, 28 Maret 2022 - 13:24 WIB
loading...
17,5 Juta UMKM Sudah Nyebur ke Digital, Jokowi Belum Puas
Presiden Jokowi meminta, agar kemajuan pesat teknologi digital saat Pandemi harus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Presiden Joko Widodo ( Jokowi ) meminta, agar kemajuan pesat teknologi digital saat Pandemiharus dimanfaatkan sebaik mungkin oleh para pelaku usaha mikro kecil dan menengah (UMKM). Sementara itu tercatat sudah ada 17,5 juta UMKM telah masuk dan merambah ke dalam ekosistem digital .

Namun hal ini belum cukup membuat Presiden Jokowi puas, seperti yang disampaikan saat membuka acara Rakornas Tranformasi Digital dan Pendataan Lengkap KUMKM 2022 yang disiarkan YouTube Sekretariat Presiden.

"Dimasa pandemi tercatat ada 17,5 juta pelaku UMKM yang telah masuk dalam ekosistem digital. Jumlah ini belum cukup dan harus terus kita tingkatkan," kata Jokowi dalam sambutannya, Senin (28/3/2022).

Baca Juga: Produk UMKM Kalah dari Produk Asing

Jokowi meminta, agar momentum saat ini harus dimanfaatkan sebaik-baiknya untuk mendorong percepatan tranformasi digital dan memiliki kemampuan yang baik untuk memanfaatkan teknologi digital.

"Lebih banyak mengisi marketplace menjadi bagian dari rantai pasok nasional maupun global agar UMKM kita segera naik kelas," jelasnya.

Jokowi juga menegaskan kepada para UMKM agar tidak menjadi penonton di tengah masifnya aktivitas perdagangan digital. "Kita harus membanjiri market place, UMKM, koperasi harus membanjiri market place dengan produk-produk dalam negeri produk-produk UMKM kita," tegasnya.

Baca Juga: Ini Daftar Barang Impor yang Bikin Jokowi Marah

Selain itu, kata Jokowi, selama dua tahun dilanda pandemi Covid-19, digitalisasi telah menjadi solusi bagi para pelaku UMKM dan koperasi untuk bertahan. "Untuk tumbuh bahkan berkembang di rengah situasi yang sulit, di tengah pembatasan aktifitas dan mobilitas," imbuhnya.

(akr)
Komentar
Copyright © 2022 SINDOnews.com
read/ rendering in 0.1346 seconds (11.252#12.26)