Pemudik Lebaran 2022 Diramal Membludak, Intip Persiapan 4 BUMN Transportasi

Selasa, 29 Maret 2022 - 20:01 WIB
loading...
Pemudik Lebaran 2022...
Ilustrasi penumpang kereta api. Foto/Dok SINDOnews/Eko Purwanto
A A A
JAKARTA - Sejumlah BUMN di sektor transportasi menyiapkan sejumlah langkah teknis untuk mengantisipasi lonjakan pergerakan masa saat musim mudik lebaran tahun ini. Persiapan tersebut di antaranya penambahan jumlah armada baik laut, udara, dan kereta api.

Keempat BUMN tersebut antara lain PT ASDP Indonesia Ferry (Persero), PT Kereta Api (Persero) atau KAI, PT Pelni (Persero), dan Perum Damri.

Untuk moda transportasi kereta api (KA), Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo mengatakan pihaknya akan menambah 35 perjalanan KA. Hal ini untuk mengantisipasi lonjakan penumpang saat mudik lebaran yang diperkirakan terjadi pada 22 April.

"Masa angkutan lebaran 2022 ini selama 22 hari yaitu mulai 22 April atau H-10 sampai dengan 13 Mei 2022 atau H+10. Di tahun ini kami menambahkan angkutan yang lebih banyak dalam rangka menghadapi mudik lebaran," papar Didiek dalam rapat dengar pendapat (RDP) bersama Komisi VI DPR RI, Selasa (29/4/2022).

Baca juga: 100 Juta Orang Diperkirakan Akan Mudik Lebaran 2022

Adapun persiapan lain terdiri atas pelaksanaan kegiatan ramp check atau inspeksi kelengkapan standar pelayanan minimum (SPM) dan posko terpadu angkutan lebaran.

Selain itu juga dilakukan langkah antisipasi gangguan sarana dan prasarana perkeretaapian, serta meningkatkan keamanan dan ketertiban dalam perjalanan kereta api.

Selanjutnya untuk BUMN ASDP, persiapan meliputi skenario operasional. Direktur Utama ASDP Ira Puspadewi menjelaskan, pihaknya sudah membuat skenario operasional yang didasarkan pada kondisi di lapangan. Di mana, ada skenario normal, padat dan sangat padat.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Heboh Kabar Direksi...
Heboh Kabar Direksi PLN Dirombak, Bos BP BUMN Buka Suara
Ekonom Sarankan PT DSI...
Ekonom Sarankan PT DSI Jadi Pengawas Ekspor SDA, Bukan Eksportir Tunggal
Dasco Bahas Tata Kelola...
Dasco Bahas Tata Kelola PT DSI Bersama Bahlil dan Kepala BP BUMN: Ada Beberapa Perlu Diperjelas
BUMN Mulai Pangkas Anak...
BUMN Mulai Pangkas Anak Usaha, dari Pupuk Indonesia sampai PLN
1,3 Juta Tiket Kereta...
1,3 Juta Tiket Kereta Ludes Terjual saat Libur Panjang hingga 1 Juni 2026
Chatib Basri di Ajang...
Chatib Basri di Ajang Perang Ideologi Ekonomi
KAI Operasikan 39 Trainset...
KAI Operasikan 39 Trainset New Generation
DPR Minta KAI Bereskan...
DPR Minta KAI Bereskan Dulu Konektivitas Sebelum Bangun Jalur Kereta Aceh-Lampung
Rekomendasi
Jadi Penasihat Presiden,...
Jadi Penasihat Presiden, Said Iqbal Tegaskan Buruh Tetap Bisa Demo Sesuai Aturan
Buku Laku Spiritual...
Buku Laku Spiritual Pak Harto, Indonesia, dan Kejawen Diluncurkan, Kupas Cara Soeharto Tunjuk Pembantunya
Penampakan 2 Tersangka...
Penampakan 2 Tersangka Kasus Kuota Haji Kenakan Rompi Oranye KPK
Berita Terkini
Implementasi PP TUNAS...
Implementasi PP TUNAS Harus Bisa Jaga Daya Saing Generasi Muda di Ekonomi Digital
Bank Sentral China Borong...
Bank Sentral China Borong Emas 19 Bulan Berturut-turut, Ada Apa?
BKI dan ASDP Perkuat...
BKI dan ASDP Perkuat Sinergi Keselamatan Kerja Melalui Audit SMK3
Silmy Karim Dicopot...
Silmy Karim Dicopot dari Komisaris Telkom usai Tersangka KPK
DPR Ingatkan Potensi...
DPR Ingatkan Potensi Moral Hazard Penambahan Layer Rokok Ilegal
Merger BUMN Karya Mundur...
Merger BUMN Karya Mundur ke Kuartal IV-2026, BP BUMN Ungkap Alasannya
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved