Ekonom Proyeksi Ekonomi RI Minus 3,4% pada Kuartal II/2020

Rabu, 17 Juni 2020 - 18:14 WIB
loading...
Ekonom Proyeksi Ekonomi...
Memasuki masa PSBB transisi, sejumlah toko di Pasar Glodok kembali buka. Foto/Dok SINDOphoto/Isra Triansyah
A A A
JAKARTA - Ekonomi Indonesia diperkirakan tumbuh negatif pada kuartal II tahun ini. Kepala ekonom Bank Mandiri, Andry Asmoro memproyeksikan pertumbuhan ekonomi Indonesia di kuartal II/2020 bisa menyentuh angka minus 3,4%. Hal ini seiring penerapan Pembatasan Sosial Bersekala Besar (PSBB) dan protokol kesehatan saat pandemi corona ( Covid-19 ).

“Dari perkembangan terkini memang kita menghadapi sekarang, seperti yang sudah dikatakan Menteri Keuangan Sri Mulyani juga, ekspektasi kita sama yaitu kuartal II adalah kuartal yang relatif paling dalam menurut kami. Kalau pemerintah memprediksi minus 3,1% , kami sudah sejak satu bulan lalu membuat forecast bahwa di kuartal II akan terkoreksi minus 3,4%,” kata Andry di Jakarta, Rabu (17/8/2020).

Dia melanjutkan, perekonomian Indonesia dinilai masih punya peluang untuk pulih kembali pada kuartal IV/2020. Namun, hal ini bisa terwujud jika tidak ada gelombang kedua (second wave) penyebaran virus corona di Indonesia.

“Kalau tidak ada PSBB lagi, potensi perbaikan ini ada di kuartal IV. Namun, kalau terjadi second wave memang pemulihan ekonominya bisa tidak lebih cepat dari kuartal IV,” katanya. (Baca juga : Cegah Ekonomi Minus, Pekerja Formal Akan Dapat Insentif Pajak

Dia menambahkan, penerapan protokol kesehatan pencegahan Covid-19 di periode new normal ini menjadi kunci utama dalam menekan penyebaran Covid-19 di Indonesia. "Jika kenormalan baru mampu dikendalikan dengan baik oleh pemerintah, maka (perekonomian) bisa dijaga," jelasnya. (Baca juga: Steroid Murah Ini Bisa Selamatkan Nyawa Pasien Covid-19)
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Mengenal Lipstick Effect,...
Mengenal Lipstick Effect, Alasan Mal dan Coffee Shop Tetap Ramai di Tengah Krisis Ekonomi
4 Temuan Penting di...
4 Temuan Penting di Tengah Kejatuhan IHSG Hampir 30% dan Rupiah Mendekati Rp18.000/USD
Rupiah Sentuh Rp17.883...
Rupiah Sentuh Rp17.883 per Dolar AS, Menkeu Purbaya: Belum Hambat Aktivitas Ekonomi
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
BPS: Jumlah UMKM di...
BPS: Jumlah UMKM di Indonesia Capai 59 Juta Usaha Tahun 2023
Buka MNC Forum ke-82,...
Buka MNC Forum ke-82, HT Ungkap Peran Strategis Pasar Modal bagi Pertumbuhan Ekonomi Indonesia
Pertumbuhan 5,6%, tetapi...
Pertumbuhan 5,6%, tetapi Mengapa Investor Masih Gelisah?
Ekonomi Indonesia Tumbuh...
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,61 Persen pada Triwulan I 2026
Bantah The Economist,...
Bantah The Economist, Ekonom : Kondisi Indonesia Relatif Lebih Baik
Rekomendasi
KPK Angkut Moge, Mobil...
KPK Angkut Moge, Mobil Mewah, dan Sepeda usai Geledah Rumah Silmy Karim
Tata Motors Gandeng...
Tata Motors Gandeng Chery Kembangkan Mobil Listrik Mewah Avinya
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
Berita Terkini
Masyarakat Diminta Tak...
Masyarakat Diminta Tak Panik Respons Kondisi Ekonomi RI, Ekonom: Jaga Optimisme Berdasar Data
Program CIMB Niaga Sustainability...
Program CIMB Niaga Sustainability Journalism Fellowship Memilih 20 Jurnalis
Purbaya Belum Percaya...
Purbaya Belum Percaya Daya Beli Mulai Lesu di Warteg: Nanti Saya Cek Lagi
LPPOM Dorong Konsep...
LPPOM Dorong Konsep Green Halal untuk Perkuat Industri Berkelanjutan
Bitget Stocks 2.0 Hadir...
Bitget Stocks 2.0 Hadir Menghubungkan Ekuitas Berbentuk Token dengan Likuiditas Nyata
LPPOM Paparkan Peluang...
LPPOM Paparkan Peluang Industri Halal Indonesia di Tokyo
Infografis
10 Negara Menaikkan...
10 Negara Menaikkan Harga BBM Akibat Perang AS-Iran, Banyak Tetangga RI
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved