Perkembangan Negosiasi Rusia dan Ukraina Bikin Wall Street Ditutup Melonjak
Rabu, 30 Maret 2022 - 07:21 WIB
loading...
A
A
A
Meskipun pemerintah AS memperingatkan bahwa langkah terbaru Rusia adalah tanda mengerahkan kembali pasukan, investor tetap menumpuk aset berisiko, mengabaikan lonjakan inflasi dan kenaikan suku bunga yang akan segera terjadi yang dapat merusak prospek pertumbuhan dan meningkatkan daya apung pasar saham.
"Selama dua minggu terakhir, S&P telah menghasilkan salah satu reli tertajam dalam sejarah, lebih besar dari reli 10 hari terbesar di tujuh dari 11 pasar bearish S&P sejak 1927," kata analis di Bank of America Global Equity Derivatives Research.
Baca juga: 5 Ruas Tol Ini Batasi Kecepatan 100 KM/Jam
Indeks saham AS melonjak lebih dari 1%, bursa utama Eropa menikmati kenaikan 1% hingga 2,5%, dan minyak jatuh hampir USD5 pada satu titik karena wakil menteri pertahanan Rusia mengatakan Moskow telah memutuskan untuk secara drastis memotong aktivitas militer di sekitar ibu kota Ukraina Kyiv dan juga Chernihiv.
"Selama dua minggu terakhir, S&P telah menghasilkan salah satu reli tertajam dalam sejarah, lebih besar dari reli 10 hari terbesar di tujuh dari 11 pasar bearish S&P sejak 1927," kata analis di Bank of America Global Equity Derivatives Research.
Baca juga: 5 Ruas Tol Ini Batasi Kecepatan 100 KM/Jam
Indeks saham AS melonjak lebih dari 1%, bursa utama Eropa menikmati kenaikan 1% hingga 2,5%, dan minyak jatuh hampir USD5 pada satu titik karena wakil menteri pertahanan Rusia mengatakan Moskow telah memutuskan untuk secara drastis memotong aktivitas militer di sekitar ibu kota Ukraina Kyiv dan juga Chernihiv.
(uka)
Lihat Juga :