Masih Langka, Antrean Solar di SPBU Bisa Berhari-hari
Rabu, 30 Maret 2022 - 11:03 WIB
loading...
A
A
A
Kepala Dinas Energi dan Sumber Daya Manusia (ESDM) Provinsi Bengkulu Mulyani mengakui, memang sebelumnya pasokan dikurangi, karena kondisi keuangan negara. Mulyani mengatakan, Biro Perekonomian Sekretariat Daerah Provinsi Bengkulu telah mengirimkan surat usulan penambahan kuota solar ke BPH Migas dari kuota ± 111.000 kiloliter menjadi ± 143.000 Kiloliter pada tahun 2022.
Pemerintah Provinsi Bengkulu akan tetap berkoordinasi ke BPH Migas terhadap realisasi usulan penambahan kuota solar bersubsidi untuk Provinsi Bengkulu tahun 2022.
"Kita mohon kuota untuk Bengkulu ditambah dari yang ada sekarang 111 ton menjadi 143 ton untuk satu tahun. Surat dari Pak Gubernur sudah mereka terima," kata Mulyani.
Baca juga: LTMPT Tegaskan Peserta Lolos SNMPTN Tak Bisa Daftar UTBK SBMPTN 2022
Menariknya, kelangkaan ini juga disebabkan oleh truk-truk pengangkut sawit dan batu bara. Padahal kedua sektor itu tak diperbolehkan membeli solar subsidi. Jika mereka tak ikut menikmati subsidi, antrean bisa berkurang.
Pemerintah Provinsi Bengkulu akan tetap berkoordinasi ke BPH Migas terhadap realisasi usulan penambahan kuota solar bersubsidi untuk Provinsi Bengkulu tahun 2022.
"Kita mohon kuota untuk Bengkulu ditambah dari yang ada sekarang 111 ton menjadi 143 ton untuk satu tahun. Surat dari Pak Gubernur sudah mereka terima," kata Mulyani.
Baca juga: LTMPT Tegaskan Peserta Lolos SNMPTN Tak Bisa Daftar UTBK SBMPTN 2022
Menariknya, kelangkaan ini juga disebabkan oleh truk-truk pengangkut sawit dan batu bara. Padahal kedua sektor itu tak diperbolehkan membeli solar subsidi. Jika mereka tak ikut menikmati subsidi, antrean bisa berkurang.
(uka)
Lihat Juga :