Bos BJB Syariah Buka-bukaan Strategi Bank Digital
Kamis, 31 Maret 2022 - 18:27 WIB
loading...
A
A
A
Indra menjabarkan digitalisasi haji dan umrah ini akan dimulai dengan meluncurkan pembukaan rekening tabungan secara online atau digital onboarding. Layanan ini masih dalam proses perizinan di Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan ditargetkan meluncur dalam waktu dekat.
“Kalau sudah dapat izin digital onboarding tentu kolaborasi dengan ekosistem yang berkaitan dengan muslim tentu bisa lebih mudah,” ujarnya.
Persiapan IPO
Untuk mendukung strategi besar ini, BJB Syariah membutuhkan modal yang tidak sedikit. Untuk itu, perseroan sedang menyiapkan penawaran umum perdana saham (IPO/Initial Public Offering) pada Semester II-2022.
"IPO masih dalam persiapan namun kami menargetkan bisa terlaksana secepatnya pada tahun ini. Kami akan mempertimbangkan banyak hal, termasuk kondisi pasar," tegas Indra.
Indra optimistis IPO akan disambut positif oleh investor. Bahkan ada investor besar yang akan menyuntikan modal ke BJB Syariah. "Kami harus mampu menaikkan jumlah permodalan agar lebih kompetitif dan lebih ekspansi, tegasnya.
Keyakinan Indra didasari atas kinerja 2021 yang cemerlang. BJB Syariah berhasil mencetak laba bersih sebelum pajak sebesar Rp86,7 miliar pada kinerja keuangan 2021. Ini merupaja rekor laba bersih terbesar yang pernah diraih BJB Syariah sejak berdiri pada 2010 lalu.
Baca Juga: Right Issue Sukses, bank bjb Optimistis Jadi ‘Tandamata untuk Negeri’
“Kalau sudah dapat izin digital onboarding tentu kolaborasi dengan ekosistem yang berkaitan dengan muslim tentu bisa lebih mudah,” ujarnya.
Persiapan IPO
Untuk mendukung strategi besar ini, BJB Syariah membutuhkan modal yang tidak sedikit. Untuk itu, perseroan sedang menyiapkan penawaran umum perdana saham (IPO/Initial Public Offering) pada Semester II-2022.
"IPO masih dalam persiapan namun kami menargetkan bisa terlaksana secepatnya pada tahun ini. Kami akan mempertimbangkan banyak hal, termasuk kondisi pasar," tegas Indra.
Indra optimistis IPO akan disambut positif oleh investor. Bahkan ada investor besar yang akan menyuntikan modal ke BJB Syariah. "Kami harus mampu menaikkan jumlah permodalan agar lebih kompetitif dan lebih ekspansi, tegasnya.
Keyakinan Indra didasari atas kinerja 2021 yang cemerlang. BJB Syariah berhasil mencetak laba bersih sebelum pajak sebesar Rp86,7 miliar pada kinerja keuangan 2021. Ini merupaja rekor laba bersih terbesar yang pernah diraih BJB Syariah sejak berdiri pada 2010 lalu.
Baca Juga: Right Issue Sukses, bank bjb Optimistis Jadi ‘Tandamata untuk Negeri’
Lihat Juga :