Inflasi Sulsel pada Maret 2022 Capai 2,49 Persen, Dipicu Kelompok Makanan
Minggu, 03 April 2022 - 10:14 WIB
loading...
A
A
A
Baca Juga: Minim Dampaknya Terhadap Inflasi, Pengamat Apresiasi Kenaikan Harga Pertamax
Inflasi Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau memiliki andil sebesar 0,33 persen yang utamanya dipengaruhi oleh naiknya harga cabai rawit, bawang merah, dan cabai merah.
"Hal ini dipengaruhi pula oleh berkurangnya pasokan cabai rawit dan cabai merah. Di sisi lain, inflasi kelompok makanan yang lebih tinggi tertahan oleh turunnya harga ikan kembung, ikan teri, ikan cakalang, ikan merah, dan kol putih," jelas Fadjar.
Menjelang periode Ramadan dan Idulfitri, Tim Pengendali Inflasi Daerah ( TPID ) Sulsel terus berupaya menjaga kestabilan harga-harga komoditas, utamanya bahan pangan strategis.
TPID akan bersinergi menjalankan strategi 4K (Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, Keterjangkauan Harga, dan Komunikasi Efektif), termasuk melalui penguatan kerja sama perdagangan antar daerah wilayah Sulampua.
Inflasi Kelompok Makanan, Minuman, dan Tembakau memiliki andil sebesar 0,33 persen yang utamanya dipengaruhi oleh naiknya harga cabai rawit, bawang merah, dan cabai merah.
"Hal ini dipengaruhi pula oleh berkurangnya pasokan cabai rawit dan cabai merah. Di sisi lain, inflasi kelompok makanan yang lebih tinggi tertahan oleh turunnya harga ikan kembung, ikan teri, ikan cakalang, ikan merah, dan kol putih," jelas Fadjar.
Menjelang periode Ramadan dan Idulfitri, Tim Pengendali Inflasi Daerah ( TPID ) Sulsel terus berupaya menjaga kestabilan harga-harga komoditas, utamanya bahan pangan strategis.
TPID akan bersinergi menjalankan strategi 4K (Ketersediaan Pasokan, Kelancaran Distribusi, Keterjangkauan Harga, dan Komunikasi Efektif), termasuk melalui penguatan kerja sama perdagangan antar daerah wilayah Sulampua.