Pengamat: Kenaikan Harga Pertamax Tidak Bertentangan dengan Aturan

Minggu, 03 April 2022 - 13:51 WIB
loading...
Pengamat: Kenaikan Harga...
Kenaikan harga Pertamax RON 92 dinilai sudah sesuai dengan undang-undang serta aturan yang berlaku. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - Menanggapi beragam reaksi terkait dengan kenaikan harga Jual bahan bakar minyak (BBM) nonsubsidi Pertamax oleh Pertamina, pengamat energi Sofyano Zakaria menegaskan bahwa publik harus memahami bahwa hal itu tidak bertentangan dengan undang-undang serta peraturan yang berlaku.

Baca Juga: Jual Pertamax Lebih Murah Dibanding Shell, Ini Alasan Pertamina

Sofyano mengingatkan, badan usaha swasta dan asing yang juga menjual BBM nonsubsidi melalui outlet masing-masing selama ini juga selalu menyesuaikan harga jual produknya. Bahlan, imbuh dia, BBM nonsubsidi yang dijual SPBU swasta/asing ada yang di level harga keekonomian yang jauh lebih tinggi daripada harga produk sejenis yang ditetapkan Pertamina.

"Kenyataannya, publik dan atau konsumen BBM di dalam negeri tidak pernah menyoroti atau mempermasalahkan hal ini," ujar Sofyano dalam keterangan tertulis, Minggu (3/4/2022).

Dia menambahkan, Pertamax RON 92 juga sudah memiliki pangsa pasar khusus, yakni konsumen yang umumnya paham kelebihan keunggulan BBM RON tinggi seperti Pertamax 92 atau Pertamax Turbo RON 98. Karena nya, Direktur Pusat Studi Kebijakan Publik (Puskepi) ini yakin tidak akan terjadi migrasi secara signifikan dari pengguna Pertamax ke Pertalite yang memiliki RON 90.

Baca Juga: China: NATO Seharusnya Dibubarkan pada 1991 setelah Soviet Bubar

"Pemakai BBM RON tinggi umumnya orang mampu yang memang butuh BBM berkualitas. Jika ada yang lari ke Pertalite pada akhirnya mereka akan kembali lagi ke Pertamax atau yang setara dengan itu," ungkapnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bahlil Jamin Harga BBM...
Bahlil Jamin Harga BBM Pertalite dan LPG 3 Kg Tidak Naik
AS-Iran Sepakat Damai,...
AS-Iran Sepakat Damai, Harga Minyak Dunia Langsung Anjlok
Mengulik Alasan di Balik...
Mengulik Alasan di Balik Kenaikan Harga Pertamax: Demi Jaga Investor dan Keuangan
Migrasi Pertamax ke...
Migrasi Pertamax ke Pertalite, Subsidi BBM Terancam Jebol Rp19,5 Triliun
Harga Pertamax Melejit...
Harga Pertamax Melejit Jadi Rp16.250, Kelas Menengah Kian Terjepit
Harga Pertamax Naik...
Harga Pertamax Naik Rp16.250, Bahlil: Sudah Diperhitungkan Secara Bijak
Ratusan Mahasiswa Uhamka...
Ratusan Mahasiswa Uhamka Diadang Polisi saat Hendak Demo ke Monas
BEM SI Kerakyatan Jakarta...
BEM SI Kerakyatan Jakarta Datangi Gedung DPR, Desak Harga BBM Diturunkan
Demokrat Ajak Semua...
Demokrat Ajak Semua Elemen Bangsa Jaga Ruang Publik yang Kondusif dan Beradab
Rekomendasi
KAMMI Sesalkan Pembubaran...
KAMMI Sesalkan Pembubaran Forum Diskusi di UGM
Argentina vs Aljazair:...
Argentina vs Aljazair: Messi dan Misi Pertahankan Takhta Piala Dunia
Trump Tegaskan Tanpa...
Trump Tegaskan Tanpa AS, Tidak akan Ada Israel, Netanyahu Harus Lebih Tanggung Jawab
Berita Terkini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Menteri PU Tinjau IPTC,...
Menteri PU Tinjau IPTC, Nindya Karya Dukung Penambahan Fasilitas Atlet Difabel
Indonesia Tak Lagi Bergantung...
Indonesia Tak Lagi Bergantung Impor Minyak Timur Tengah
Infografis
3 Syarat Iran di Selat...
3 Syarat Iran di Selat Hormuz: Aturan Ketat untuk Kapal yang Melintas
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved