Menteri Keuangan: Konflik Ukraina Bikin Jerman Lebih Miskin

Senin, 04 April 2022 - 14:02 WIB
loading...
A A A
"Dalam jangka panjang, Jerman harus meletakkan fondasi kemakmuran baru," Lindner memperingatkan. Dia juga, menambahkan bahwa penekanan khusus harus ditempatkan pada aspek sosial dan ekologi.

Ketika ditanya mengapa Jerman masih mendanai Kremlin dengan mengimpor gas dan minyak Rusia, Lindner menagatakan bahwa mengakhiri pasokan hidrokarbon Rusia akan memiliki efek dramatis pada negara tersebut. Lindner menegaskan bahwa dampak potensial akan melampaui persoalan uang, tapi mempengaruhi ketersediaan fisik energi untuk Jerman.

Kendati mendukung sanksi atas Rusia, dia menekankan pada saat yang sama tindakan hukuman seharusnya "tidak membahayakan stabilitas Jerman." Lindner juga berjanji bahwa tidak ada orang Jerman yang akan membeku pada musim dingin mendatang. Menurut dia, Berlin telah membangun cadangan energi dan memanfaatkan sumber pasokan alternatif.

Politisi itu mengindikasikan bahwa Jerman dapat mempertimbangkan untuk menggunakan cadangan minyak dan gas di Laut Utara, yang ekstraksinya sejauh ini dianggap terlalu mahal.

Terlepas dari kesengsaraan ekonomi dan pengeluaran besar-besaran yang direncanakan dalam anggaran Jerman, Lindner memastikan tidak akan ada kenaikan pajak di negara itu tahun ini. Menurut dia, beberapa pajak bahkan akan dipotong, agar tidak merusak pemulihan ekonomi Jerman.

Baca Juga: Jerman Setuju Kirim Tank Kuno Era 1960-an ke Ukraina
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Barat Remehkan Blokade...
Barat Remehkan Blokade Selat Hormuz, Pasokan Minyak Dunia di Titik Kritis
Krisis Energi Global,...
Krisis Energi Global, Industri dan Sektor Energi Perlu Dijaga Bersama
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Krisis Selat Hormuz,...
Krisis Selat Hormuz, Harga Minyak Dunia Bisa Tembus USD100 per Barel Bertahun-tahun
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
10 Negara dengan Ketergantungan...
10 Negara dengan Ketergantungan Sumber Daya Alam Tertinggi di Dunia, Ada Indonesia?
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
Rekomendasi
Puluhan Keluarga di...
Puluhan Keluarga di HSS Miliki Kepastian Hukum atas Tanahnya lewat Reforma Agraria Badan Bank Tanah
Gemuruh Adrenalin Istora...
Gemuruh Adrenalin Istora dan Ketenangan Kabin G3+: Strategi Polytron Manjakan Atlet Bulu Tangkis Elite Dunia
Terbukti Selingkuh dan...
Terbukti Selingkuh dan Pungli, Anggota KPU OKU Timur Dipecat
Berita Terkini
K-SIGN KKP di Rote Ndao...
K-SIGN KKP di Rote Ndao NTT, RI Bersiap Swasembada Garam Industri
Diserbu 3.800 Pengunjung,...
Diserbu 3.800 Pengunjung, PINDEX 2026 Disambut Antusias
Purbaya Desak Seluruh...
Purbaya Desak Seluruh Transaksi di Pelabuhan Pakai Rupiah: Kalau Ada Dolar, Saya Hajar!
Bank Mandiri Taspen...
Bank Mandiri Taspen Dorong Pensiunan Tetap Produktif dan Sejahtera
Personal Branding Berbasis...
Personal Branding Berbasis Kepercayaan Jadi Kunci Peluang Bisnis
Bukan Sekadar Digital,...
Bukan Sekadar Digital, Teras Kapal BRI Buktikan CX100 Danantara Hadir Nyata di Pulau Terpencil
Infografis
Menu Sahur yang Bikin...
Menu Sahur yang Bikin Kenyang Lebih Lama saat Puasa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved