4 Daftar Raja Rokok Terkaya Indonesia, Ada yang Genggam Harta Rp612,8 Triliun
Selasa, 05 April 2022 - 14:57 WIB
loading...
A
A
A
Susilo menjadi pucuk pimpinan Gudang Garam menggantikan kakaknya, Rachman Halim atau Tjoa To Hing, anak pertama Surya Wonowidjojo yang meninggal pada 27 Juli 2008 silam. Pemilik Gudang Garam ini merupakan orang ketiga konglomerat rokok terkaya di Indonesia.
Pada 2020 lalu, nilai kapitalisasi Gudang Garam di bursa saham mencapai Rp80,14 triliun per November 2020. Gudang Garam mulai merambah dunia perbankan, properti, elektronik, hingga teknologi digital. Susilo juga mengembangkan bandara internasional di Kediri.
Putera Sampoerna
Pria yang lahir 13 Oktober 1947 di Schiedam, Belanda ini mendirikan perusahaan rokok yang dikenal dengan merek Sampoerna melalui PT HM Sampoerna Tbk. Namun pada 2005 lalu HM Sampoerna diakuisisi perusahaan rokok raksasa dunia yakni Philip Morris sebesar USD5,2 miliar atau setara Rp48 triliun saat itu.
Meskipun sudah diakuisisi, hingga kini perusahaan tersebut masih menggunakan brand Sampoerna untuk meraih keuntungan di Tanah Air. Berdasarkan data Forbes, kekayaan Putera Sampoerna mencapai USD1,8 miliar atau setara Rp25,7 triliun.
Gurita bisnis di bawah Sampoerna Strategic Group meliputi agrikultur, keuangan, dan karet. Putera Sampoerna juga mendiringan Putera Sampoerna Foundation fokus di dunia pendidikan, di antaranya Sampoerna University, Sampoerna Academy, dan Sampoerna School System.
Pada 2020 lalu, nilai kapitalisasi Gudang Garam di bursa saham mencapai Rp80,14 triliun per November 2020. Gudang Garam mulai merambah dunia perbankan, properti, elektronik, hingga teknologi digital. Susilo juga mengembangkan bandara internasional di Kediri.
Putera Sampoerna
Pria yang lahir 13 Oktober 1947 di Schiedam, Belanda ini mendirikan perusahaan rokok yang dikenal dengan merek Sampoerna melalui PT HM Sampoerna Tbk. Namun pada 2005 lalu HM Sampoerna diakuisisi perusahaan rokok raksasa dunia yakni Philip Morris sebesar USD5,2 miliar atau setara Rp48 triliun saat itu.
Meskipun sudah diakuisisi, hingga kini perusahaan tersebut masih menggunakan brand Sampoerna untuk meraih keuntungan di Tanah Air. Berdasarkan data Forbes, kekayaan Putera Sampoerna mencapai USD1,8 miliar atau setara Rp25,7 triliun.
Gurita bisnis di bawah Sampoerna Strategic Group meliputi agrikultur, keuangan, dan karet. Putera Sampoerna juga mendiringan Putera Sampoerna Foundation fokus di dunia pendidikan, di antaranya Sampoerna University, Sampoerna Academy, dan Sampoerna School System.
(nng)
Lihat Juga :