Cekak, Pertamina Tak Sanggup Tingkatkan Ketahanan Energi Jadi 30 Hari
Kamis, 07 April 2022 - 11:49 WIB
loading...
Pertamina butuh dana besar untuk meningkatkan ketahanan energi menjadi 30 hari. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - PT Pertamina (Persero) tidak menyanggupi pemenuhan stok energi nasional dari 21 hari menjadi 30 hari. Perkaranya perseroan terkendala anggaran.
Baca juga: Disubsidi Negara, Pertamina: BBM Indonesia Termurah di Dunia
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan, pemenuhan stok energi nasional selama 21 hari saja menelan anggaran sebesar USD6,7 miliar atau setara Rp95,8 triliun (kurs Rp14.300). Jumlah itu didasarkan pada harga pasar BBM saat ini.
Manajemen akan merogoh atau menambah dana sebesar USD3 miliar (Rp42,9 triliun) bila perseroan dituntut memenuhi energi untuk jangka waktu 30 hari. Nicke pun mengakui pihaknya tidak menyanggupi dana tersebut.
"Kalau kami sekarang 21 hari saja dengan harga sekarang ini (pasar), bebannya senilai USD6,7 miliar untuk memaintain (biaya) cadangan 21 hari operasi Pertamina dan itu harus ideal USD 6,7 miliar. Jadi kalau ini harus ditambahkan lagi dihitung saja ke 30 hari saja, nambah USD3 miliar, kami gak sanggup," ungkap Nicke saat RDP bersama Komisi VII DPR RI, dikutip Kamis (7/4/2022).
Ketahanan energi yang dimaksud meliputi produk avtur, biosolar, Dexlite, fame, ido, lero, MFO 180, MFO 380, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Premium, hingga solar.
Baca juga: Disubsidi Negara, Pertamina: BBM Indonesia Termurah di Dunia
Direktur Utama Pertamina Nicke Widyawati menjelaskan, pemenuhan stok energi nasional selama 21 hari saja menelan anggaran sebesar USD6,7 miliar atau setara Rp95,8 triliun (kurs Rp14.300). Jumlah itu didasarkan pada harga pasar BBM saat ini.
Manajemen akan merogoh atau menambah dana sebesar USD3 miliar (Rp42,9 triliun) bila perseroan dituntut memenuhi energi untuk jangka waktu 30 hari. Nicke pun mengakui pihaknya tidak menyanggupi dana tersebut.
"Kalau kami sekarang 21 hari saja dengan harga sekarang ini (pasar), bebannya senilai USD6,7 miliar untuk memaintain (biaya) cadangan 21 hari operasi Pertamina dan itu harus ideal USD 6,7 miliar. Jadi kalau ini harus ditambahkan lagi dihitung saja ke 30 hari saja, nambah USD3 miliar, kami gak sanggup," ungkap Nicke saat RDP bersama Komisi VII DPR RI, dikutip Kamis (7/4/2022).
Ketahanan energi yang dimaksud meliputi produk avtur, biosolar, Dexlite, fame, ido, lero, MFO 180, MFO 380, Pertalite, Pertamax, Pertamax Turbo, Pertamina Dex, Premium, hingga solar.
Lihat Juga :