Kirain Rusia, Justru Amerika Serikat yang di Ambang Resesi Ekonomi

Rabu, 13 April 2022 - 13:27 WIB
loading...
A A A
"Dan jika kami memutuskan bahwa kami perlu melakukan pengetatan di luar tindakan netral yang umum dan menjadi sikap yang lebih membatasi, kami akan melakukannya juga,” tambahnya.

Beberapa ekonom percaya The Fed menunggu terlalu lama untuk menghadapi ledakan inflasi, sementara yang lain telah menyatakan keprihatinan bahwa bergerak terlalu cepat untuk menstabilkan harga berisiko memicu resesi ekonomi.

Kenaikan suku bunga cenderung menciptakan tingkat yang lebih tinggi pada pinjaman konsumen dan bisnis, yang memperlambat ekonomi dengan memaksa pengusaha untuk mengurangi pengeluaran.

Namun, Powell menolak kekhawatiran bahwa pengetatan lebih lanjut oleh bank sentral akan memicu resesi dan telah mempertahankan optimisme bahwa Fed dapat mencapai keseimbangan yang rapuh antara menjinakkan inflasi tanpa menghancurkan ekonomi.

"Kemungkinan resesi di tahun depan tidak terlalu tinggi," kata Powell kepada wartawan selama pertemuan Fed Maret, mengutip pasar tenaga kerja yang kuat, pertumbuhan penggajian yang solid dan neraca bisnis dan rumah tangga yang kuat.

"Semua tanda adalah bahwa ini adalah ekonomi yang kuat, dan yang akan mampu berkembang dalam menghadapi kebijakan moneter yang kurang akomodatif,” lanjutnya.

Departemen Tenaga Kerja melaporkan bulan lalu bahwa indeks harga konsumen naik 7,9% pada Februari dari tahun sebelumnya, menandai kenaikan tercepat sejak Januari 1982, ketika inflasi mencapai 8,4%. CPI yang mengukur sekumpulan barang mulai dari bensin hingga perawatan kesehatan, naik 0,8% dari Januari.

Pembacaan indeks harga konsumen terbaru, yang akan dirilis pada Selasa pagi, diperkirakan akan menjadi doozy lainnya. Ekonom memperkirakan indeks akan naik di atas 8%, mencapai tertinggi baru 40 tahun.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Elon Musk Sebut AS 1.000%...
Elon Musk Sebut AS 1.000% Bakal Bangkrut: Utang Amerika Tembus Rp713.684 Triliun
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080...
Rupiah Keok Sentuh Rp18.080 per Dolar AS, Catat Kinerja Terburuk di Asia
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Ini Daftar Lengkap 60...
Ini Daftar Lengkap 60 Negara Terdampak Tarif Baru AS: Indonesia Kena 10%, Siapa Digetok 12,5%?
Biaya Logistik Global...
Biaya Logistik Global Menggila, Ancaman Inflasi Tak Hanya dari Harga Minyak
Trump Getok Tarif Impor...
Trump Getok Tarif Impor Baru ke 60 Negara, Sekutu di Asia Protes Keras
600 Eks Pejabat Israel...
600 Eks Pejabat Israel Desak Trump Tekan Netanyahu
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
Rekomendasi
Rating Dream to You...
Rating Dream to You Terus Naik, Rahasia Hwang In-yeop dan Hyeri Terungkap
Official Poster My Chef...
Official Poster My Chef in Crime Resmi Dirilis, Sintya Marisca dan Deretan Cast Tampil Penuh Misteri
KPK Kembangkan Kasus...
KPK Kembangkan Kasus Suap Rejang Lebong, Bidik Proyek Limbah Kesehatan di Bengkulu
Berita Terkini
Konsep Green Living...
Konsep Green Living Kian Diminati, Hunian Berlingkungan Hijau Jadi Incaran
Cara Summarecon Crown...
Cara Summarecon Crown Gading Bekasi Bangun Gaya Hidup Sehat Bersama Komunitas
Naik 29%, Bukalapak...
Naik 29%, Bukalapak Bukukan Pendapatan Rp4 Triliun di Semester I 2026
Salip Nvidia, Apple...
Salip Nvidia, Apple Kembali Jadi Perusahaan Paling Berharga di Dunia
Gus Ipul Sebut Bansos...
Gus Ipul Sebut Bansos Akan Disalurkan melalui Koperasi Desa Merah Putih
Elon Musk Sebut AS 1.000%...
Elon Musk Sebut AS 1.000% Bakal Bangkrut: Utang Amerika Tembus Rp713.684 Triliun
Infografis
5 Alasan Perdamaian...
5 Alasan Perdamaian Amerika Serikat dan Iran Sulit Terwujud
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved