Kinerja Positif, ABM Investama Tambah Kontrak Pertambangan Jangka Panjang
Kamis, 18 Juni 2020 - 21:28 WIB
loading...
Ki-ka: Direktur Utama ABM Investama Andi Djajanegara bersama Arief Tarunakarya Surowidjojo (Komisaris), Adrian Erlangga (Direktur), dan Haris Mustarto (Direktur). Foto:Dok
A
A
A
JAKARTA - PT ABM Investama Tbk (ABMM), perusahaan energi terintegrasi nasional, menggelar Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) di Jakarta, dan sejumlah lima mata agenda RUPST telah disetujui oleh pemegang saham, Kamis (18/6/2020).
Secara umum, ABM mencatatkan performa bisnis yang positif, didukung melalui sinergi anak usahanya yang terintegrasi dari pertambangan hingga perdagangan.
Direktur Utama ABM, Andi Djajanegara, menjelaskan, model bisnis tersebut merupakan strategi kunci perusahaan yang terbukti memberikan kontribusi yang positif sepanjang perjalanan bisnis perusahaan, dan ke depan strategi bisnis Grup ABM akan terus dievaluasi dan dioptimalkan.
ABM sebagai perusahaan induk, terus memacu pertumbuhan yang sehat dari seluruh entitas anak usahanya, seperti menambah kontrak life of mine melalui anak usaha PT Cipta Kridatama (CK), meningkatkan volume produksi batu bara melalui anak usaha PT Reswara Minergi Hartama (Reswara), serta meningkatkan cadangan batu bara dengan menambah konsesi batu bara.
Keseluruhan strategi ini terus dijalankan sebagai upaya untuk mencatatkan kinerja yang positif terlebih akibat dampak tekanan pandemi Covid-19, baik secara nasional dan global yang sangat berpengaruh terhadap industri batu bara. Baca: RUPST Bank Bukopin Tahun Buku 2019 Sahkan 6 Agenda
Secara umum, ABM mencatatkan performa bisnis yang positif, didukung melalui sinergi anak usahanya yang terintegrasi dari pertambangan hingga perdagangan.
Direktur Utama ABM, Andi Djajanegara, menjelaskan, model bisnis tersebut merupakan strategi kunci perusahaan yang terbukti memberikan kontribusi yang positif sepanjang perjalanan bisnis perusahaan, dan ke depan strategi bisnis Grup ABM akan terus dievaluasi dan dioptimalkan.
ABM sebagai perusahaan induk, terus memacu pertumbuhan yang sehat dari seluruh entitas anak usahanya, seperti menambah kontrak life of mine melalui anak usaha PT Cipta Kridatama (CK), meningkatkan volume produksi batu bara melalui anak usaha PT Reswara Minergi Hartama (Reswara), serta meningkatkan cadangan batu bara dengan menambah konsesi batu bara.
Keseluruhan strategi ini terus dijalankan sebagai upaya untuk mencatatkan kinerja yang positif terlebih akibat dampak tekanan pandemi Covid-19, baik secara nasional dan global yang sangat berpengaruh terhadap industri batu bara. Baca: RUPST Bank Bukopin Tahun Buku 2019 Sahkan 6 Agenda
Lihat Juga :