Eropa Bakal Alami Resesi Tajam Jika Rusia Tutup Keran Gas

Kamis, 14 April 2022 - 14:24 WIB
loading...
A A A
Jika terjadi penghentian total pasokan energi Rusia, lembaga Jerman memperkirakan kerugian kumulatif tahun ini dan berikutnya sekitar 220 miliar euro (USD238 miliar), setara dengan lebih dari 6,5% dari output ekonomi tahunan. Ini akan menghasilkan pertumbuhan hanya 1,9% tahun ini dan kontraksi 2,2% pada tahun 2023.

"Jika pasokan gas diputus, ekonomi Jerman akan mengalami resesi yang tajam. Dalam hal kebijakan ekonomi, penting untuk mendukung struktur produksi yang dapat dipasarkan tanpa menghentikan perubahan struktural," kata Wakil Presiden dan Direktur Riset untuk Siklus Bisnis dan Pertumbuhan di Kiel Institute Stefan Kooths, yang dikutip CNBC, Kamis (14/4/2022).

"Perubahan ini akan mempercepat industri padat gas bahkan tanpa boikot, karena ketergantungan pada pasokan Rusia, yang telah tersedia dengan harga yang menguntungkan hingga saat ini, bagaimanapun juga harus diatasi dengan cepat," tambahnya.

Bank Sentral Eropa menghadapi tantangan unik yang saling bertentangan untuk mengendalikan inflasi yang mencapai rekor tinggi tanpa menginjak-injak pertumbuhan ekonomi yang sudah melemah, yang kemungkinan akan terdampak lebih lanjut oleh guncangan pasokan karena berlanjutnya perang di Ukraina.

Inflasi zona euro mencapai 7,5% untuk Maret secara tahunan, menurut Eurostat, dan lembaga Jerman memperkirakan rata-rata setahun penuh pada 2022 sebesar 6,1%, angka tertinggi dalam 40 tahun.

Jika terjadi pemutusan pasokan energi, mereka memperkirakan peningkatan ke rekor tertinggi pasca-perang sebesar 7,3%. Tingkat proyeksi tahun depan sebesar 2,8% juga akan tetap jauh di atas rata-rata sejak reunifikasi, dan akan naik menjadi 5% jika terjadi blokade energi, kata laporan itu.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Ekspor Minyak Venezuela...
Ekspor Minyak Venezuela Melesat jadi 1,25 Juta Barel per Hari, AS hingga Eropa Rebutan
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Antisipasi Krisis, Ini...
Antisipasi Krisis, Ini Isi Pertemuan Prabowo dan Tokoh Ekonomi Nasional di Istana
Eropa Diam-diam Borong...
Eropa Diam-diam Borong Gas Rusia hingga Tembus Rekor, Terjebak Skenario Krisis Energi?
Ekonomi Rusia Menyusut...
Ekonomi Rusia Menyusut tapi Rakyatnya Makin Kaya, Moskow Kebal Sanksi Barat?
Presiden Jerman Kunjungi...
Presiden Jerman Kunjungi Indonesia, Dijadwalkan ke Istiqlal dan Katedral
10 Ruas Jalan di Jakarta...
10 Ruas Jalan di Jakarta Ditutup saat Presiden Jerman Melintas Besok Pagi
Inggris Caplok Armada...
Inggris Caplok Armada Bayangan Rusia, Akankah Picu Perang Besar?
Rekomendasi
Limbad Jenguk Haji Bolot...
Limbad Jenguk Haji Bolot di Rumah Sakit, Doakan Sang Komedian Cepat Sembuh
Jelang 1 Muharram, Ulama...
Jelang 1 Muharram, Ulama Anjurkan Minum Susu Putih Sebelum Subuh, Ini Alasannya
Denny JA Sebut Algoritma...
Denny JA Sebut Algoritma Lahirkan Kelas Baru Pekerja Digital yang Rentan
Berita Terkini
Sensus Ekonomi 2026...
Sensus Ekonomi 2026 Resmi Dimulai Besok 15 Juni 2026, Usaha Nasional Didata Tanpa Terkecuali
Prabowo Perintahkan...
Prabowo Perintahkan Rosan Jelaskan Kondisi Investasi RI di Istana Merdeka Besok
Mengapa Harga Pertamax...
Mengapa Harga Pertamax Naik? Kemkomdigi: Karena Indonesia Tak Hidup Sendirian
Siap-siap! Harga Rumah...
Siap-siap! Harga Rumah Subsidi Bakal Naik, Ini Penyebabnya
Dorong Penguatan Pendidikan...
Dorong Penguatan Pendidikan Vokasi Ganda, Endress+Hauser Gelar Education Forum 2026
IHSG Besok Berpeluang...
IHSG Besok Berpeluang Lanjut Reli ke Level 6.100, Intip Faktor Pendongkraknya
Infografis
Uni Eropa Mempertimbangkan...
Uni Eropa Mempertimbangkan Kembali Pakai Gas Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved