Pemulihan Ekonomi, Pemerintah Utamakan Aspek Sosial dan Kesehatan

Jum'at, 19 Juni 2020 - 08:38 WIB
loading...
Pemulihan Ekonomi, Pemerintah...
Foto/Istimewa
A A A
JAKARTA - Pemerintah menyiapkan pembukaan untuk sembilan sektor ekonomi . Sektor yang akan dibuka yakni pertambangan, perminyakan, industri, konstruksi, perkebunan, pertanian, peternakan, perikanan, serta logistik dan transportasi barang.

Staf Ahli Kementerian Koordinator Bidang Perekonomian Raden Edi Prio Pambudi mengatakan, kebijakan penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi ini seperti dua sisi koin, ini berarti harus efektif dan beriringan. Pandemi virus ini telah membuat kegiatan usaha berhenti serta berdampak pada sosial-ekonomi. Kini pemerintah juga harus mengembalikan agar roda perekonomian kembali berjalan.

“Kami menentukan sektor usaha ekonomi, dengan mengutamakan faktor kesehatan. Kami menghitung risikonya dengan mengumpulkan data, dan kami lihat aspek sosial dan kesehatan. Secara kesehatan, ada ketentuan yang harus diberlakukan seperti menjaga kebersihan, memakai masker hingga mencegah penularan,” ujar Raden di Jakarta kemarin. (Baca: Batang Besi Penuh Paku Ini Diduga Senjata dalam Bentrok India-China)

Sementara dari sisi sosial-ekonomi, pihaknya terus mencari cara bagaimana kontribusinya signifikan bagi perekonomian. Misalnya yang menyerap tenaga kerja, atau mempunyai keterkaitan yang luas dengan sektor-sektor lainnya.

Lebih lanjut, Raden juga mengatakan bahwa pembukaan sektor-sektor ini bergantung pada pembukaan wilayahnya. Wilayah tersebut berarti tidak terdampak atau memiliki risiko rendah (zona hijau) sehingga tidak menimbulkan masalah baru karena penularan. (Lihat videonya: Ibu Tiri Aniaya Balita dengan Pulpen hingga Tewas)

“Kami memilih sektor di wilayah zona hijau dengan mengutamakan protokol kesehatan dan SOP yang akan dipraktikkan nantinya, sehingga pemerintah bersama pemerintah daerah dan TNI/Polri juga akan memastikan kedisiplinan dari masyarakat sekitar lokasi kegiatan perekonomian,” jelasnya.

Ekonom sekaligus Rektor Unika Atma Jaya Agustinus Prasetyantoko mengatakan pemilihan sembilan sektor ini sudah mempertimbangkan tiga aspek penting, yaitu aspek ekonomi serta kontribusinya terhadap pendapatan nasional ataupun daerah, aspek penyerapan tenaga kerja, dan aspek keterikatan antarsektor. Tentunya hal ini menggunakan standar yang baru dan tetap menerapkan protokol kesehatan.

“Apabila sembilan sektor itu bergerak akan berdampak, baik itu untuk sektor lain maupun tenaga kerja, sektor-sektor ini akan menggunakan standar yang baru, seperti contoh kemasan untuk produk pertanian sudah dikemas dengan standar kesehatan yang baru. Artinya kegiatan ekonomi harus tetap memperhatikan kesehatan,” ungkap Agustinus. (Baca juga: DPR Anggap Kerjasama Kemendikbud dengan Netflix Kurang Etis)

Agustinus juga mengatakan saat ini Indonesia sedang memasuki fase yang baru. Fase ini tidak hanya membutuhkan hal teknis, tetapi juga kesadaran dan kedisiplinan yang menyeluruh. “Jadi, ini menjadi tugas semua pihak. Tidak hanya pemerintah, tetapi semua elemen masyarakat,” ujarnya.

Di sisi lain, dia juga mengingatkan perubahan perilaku pada masa kenormalan baru ini dapat menciptakan potensi yang menjadi peluang ekonomi. (Hafid Fuad)
(ysw)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Ketiga Kalinya, Para...
Ketiga Kalinya, Para Ahli Tak Melihat Perbaikan Ekonomi Indonesia
BI Rate Turun, Ekonom...
BI Rate Turun, Ekonom Sebut Kebijakan Fiskal dan Moneter Satu Arah Dorong Pemulihan Ekonomi
BUMN Berperan Penting...
BUMN Berperan Penting selama Pandemi Covid-19 dan Era Pemulihan
Ekonomi Tumbang, Jepang...
Ekonomi Tumbang, Jepang Pesimistis Pemulihan Bakal Berjalan Cepat
China Kembali Terjerat...
China Kembali Terjerat Deflasi, Tanda Ekonomi dalam Bahaya
Ekonomi China Bangkit...
Ekonomi China Bangkit Diluar Prediksi, Tumbuh 4,9% Kuartal III-2023
WHO Warning Angka Kasus...
WHO Warning Angka Kasus Covid-19 Akibat NB.1.8.1Terus Melonjak Cepat
Presiden Prabowo Siapkan...
Presiden Prabowo Siapkan Kebijakan Strategis untuk Dorong Ekonomi Nasional
Mahfud MD Ungkap Tegaknya...
Mahfud MD Ungkap Tegaknya Hukum dapat Membuat Perekonomian Tumbuh
Rekomendasi
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Dua Kali Berturut PINTU...
Dua Kali Berturut PINTU Raih Penghargaan Kepatuhan Hukum
Belajar dari Inggris,...
Belajar dari Inggris, Tembakau Alternatif Bisa Hentikan Kebiasaan Merokok
Berita Terkini
Maskapai China Spring...
Maskapai China Spring Airlines Resmi Mengudara di Indonesia, Buka Rute Seminggu 3 Kali
Indo Livestock 2026...
Indo Livestock 2026 Satukan Pelaku Industri dari 30 Negara, Perkuat Daya Saing Industri Peternakan RI
Indonesia-Australia...
Indonesia-Australia Kolaborasi Cetak Tenaga Ahli Butchery dan Food Safety
Strategi Moneter Dikritik...
Strategi Moneter Dikritik Banggar DPR, Begini Penjelasan BI Soal Menjaga Rupiah
Ancam Ritel dan Perbankan,...
Ancam Ritel dan Perbankan, Penipuan 'Gift Card' Digital Kian Sulit Terdeteksi
Bangun BRT Metropolitan...
Bangun BRT Metropolitan Cekungan Bandung, Brantas Abipraya Dukung Transformasi Transportasi
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved