Rencana Bisnis LPDB-KUMKM Dukung Target 40 Persen Koperasi Produktif

Senin, 18 April 2022 - 22:08 WIB
loading...
Rencana Bisnis LPDB-KUMKM...
Sekretaris KemenkopUKM Arif Rahman Hakim melantik Direktur Umum dan Hukum LPDB-KUMKM Oetje Koesoema Prasetia./foto doc. LPDBKUKM
A A A
JAKARTA - Kementerian Koperasi dan UKM tengah memprioritaskan agenda modernisasi koperasi dalam menghadapi tantangan-tantangan baru di tengah perkembangan dan kemajuan teknologi. KemenKop UKM akan mengawal pencapaian target 500 koperasi modern pada 2024 mendatang.

“Ini juga membutuhkan dukungan dari LPDB-KUMKM, jadi penyaluran yang diberikan oleh LPDB-KUMKM diharapkan menunjang supaya koperasi yang kita bantu bukan hanya koperasi simpan pinjam, tapi koperasi di sektor riil, koperasi produktif,” kata Sekretaris Kemenkop UKM Arif Rahman Hakim saat melantik Direktur Umum dan Hukum Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM) di Jakarta, Senin (18/4/2022).

Arif Rahman Hakim mengatakan dari target 500 koperasi modern pada 2024, diharapkan 40 persen di antaranya merupakan koperasi produktif. “Ini tentu bukan pekerjaan mudah, tapi juga bukan pekerjaan yang sulit kalau diwujudkan atau diimplementasikan dalam rencana bisnis di LPDB-KUMKM,” ujar SesKemenkop UKM itu.

Arif Rahman menegaskan bahwa LPDB-KUMKM merupakan salah satu Badan Layanan Umum (BLU) KemenkopUKM sehingga diharapkan bisnis yang direncanakan oleh LPDB-KUMKM harus sejalan dengan program yang telah dicanangkan oleh Menteri Koperasi dan UKM, Teten Masduki.

“Kita satu kesatuan untuk mewujudkan visi dan misi KemenkopUKM. Jadi mohon apa yang sudah disampaikan oleh Pak Menteri bahwa kita tahun 2020-2024 akan mewujudkan transformasi-transformasi, salah satunya transformasi informal ke formal. Ini juga membutuhkan dukungan dari LPDB-KUMKM,” tandasnya.

Selain menargetkan tercapainya 500 koperasi modern, Kemenkop UKM hingga pada tahun 2024 juga menargetkan sebanyak 7 juta pelaku usaha mikro mempunyai legalitas usaha yang diwujudkan melalui program Nomor Induk Berusaha (NIB).

“LPDB-KUMKM di dalam proses penyaluran pembiayaan juga di sana ada proses daftar nominatif, mohon NIB itu disisipkan di sana supaya kita seirama dalam mencapai target transformasi informal ke formal,” papar Arif Rahman.

KemenkopUKM juga mempunyai target pencapaian Wirausaha Muda Produktif yang berasal dari kalangan terdidik. “Ini kita perlu dukungan dari LPDB-KUMKM agar koperasi-koperasi di lingkungan perguruan tinggi bisa diarahkan menjadi koperasi yang bisa mendukung program perwujudan Wirausaha Muda produktif,” terang dia.

Pelantikan Direksi Baru
Dalam kesempatan itu, Sekretaris Kementerian Koperasi dan UKM Arif Rahman Hakim melantik Oetje Koesoema Prasetia menjadi Direktur Umum dan Hukum Lembaga Pengelola Dana Bergulir Koperasi, Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (LPDB-KUMKM).

Pelantikan ini dilaksanakan di Gedung LPDB-KUMKM Jakarta dengan disaksikan oleh jajaran Dewan Pengawas, Direksi, para Kepala Divisi dan Kepala Subdivisi LPDB-KUMKM.
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Berita Terkait
LPDB Perkuat Ekonomi...
LPDB Perkuat Ekonomi Syariah Berbasis Koperasi melalui Pembiayaan Dana Bergulir
LPDB dan Pemkot Kota...
LPDB dan Pemkot Kota Kendari Siap Kolaborasi Kembangkan Koperasi dan UMKM
Mitra LPDB Tak Perlu...
Mitra LPDB Tak Perlu Cemas Terhadap Koperasi Desa Merah Putih, Potensinya Besar
LPDB-KUMKM dan ID FOOD...
LPDB-KUMKM dan ID FOOD Bersinergi Perkuat Ketahanan Pangan Nasional
Permudah Akses Dana...
Permudah Akses Dana Bergulir, LPDB-KUMKM Melayani di Pos Pengaduan PTSP Kementerian Koperasi
Dukungan Dana Bergulir...
Dukungan Dana Bergulir LPDB-KUMKM Perkuat Rantai Ekonomi Pasar Beringharjo Yogyakarta
LPDB-KUMKM Dorong Inovasi...
LPDB-KUMKM Dorong Inovasi Koperasi dengan Pertanian, Peternakan, dan Kopontren
Akses LPDB-KUMKM, KWSG...
Akses LPDB-KUMKM, KWSG Gresik Tingkatkan Layanan melalui Digitalisasi Bisnis
Dapat Dana Bergulir...
Dapat Dana Bergulir dari Koperasi, Rotan Sintetis Asal Cirebon Tembus Pasar Ekspor
Rekomendasi
10 Kapolda Belum Genap...
10 Kapolda Belum Genap Sebulan Duduki Jabatannya, 2 di Antaranya Irjen Polisi Berpengalaman
Lotus Memperkenalkan...
Lotus Memperkenalkan Struktur Baru untuk Eletre dan Emeya
Bacaan Asmaul Husna,...
Bacaan Asmaul Husna, Yasin, dan Tahlil Lengkap Tulisan Arab, Latin hingga Terjemahan
Berita Terkini
Perang Dagang Mencekam,...
Perang Dagang Mencekam, China Balas Tarif Impor 34% untuk Semua Barang dari AS
43 menit yang lalu
Sebut Batas Umur Jadi...
Sebut Batas Umur Jadi Penghambat Pencari Kerja, Wamenaker Minta Dihapus!
9 jam yang lalu
Atur Waktu Balik Jakarta,...
Atur Waktu Balik Jakarta, Diskon 20% Tarif Tol Kalikangkung-Cikampek Sampai 10 April 2025
9 jam yang lalu
PLN IP Berhasil Penuhi...
PLN IP Berhasil Penuhi Kebutuhan Listrik Malam Takbir dan Idulfitri
10 jam yang lalu
Perkuat Branding lewat...
Perkuat Branding lewat Kemasan, Custoom.in Bantu UMKM Naik Kelas
11 jam yang lalu
Industri Tekstil: Harus...
Industri Tekstil: Harus Pintar-pintar Menyikapi Tarif Impor AS
12 jam yang lalu
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved