Program PEN Bank Himbara Topang Pertumbuhan Ekonomi Nasional

Selasa, 19 April 2022 - 10:50 WIB
loading...
A A A
Sedangkan untuk keseluruhan 2022, Sri Mulyani yakin pertumbuhan ekonomi bisa mencapai 4,8% yoy hingga 5,5% yoy, atau lebih tinggi dari capaian pada tahun 2021 yang sebesar 3,69% yoy.

Pendapat senada diungkapkan Teuku Riefky, Ekonom Makro Ekonomi dan Pasar Keuangan LPEM FEB UI. Dia bilang, proyeksi pertumbuhan ekonomi Indonesia pada kuartal I-2022 bisa tembus di atas 5%, sangat masuk akal. Pasalnya, meskipun badai Covid-19 belum berakhir, tapi kinerja ekspor Indonasia masih positif. Selain itu, kapasitas produksi industri sudah normal dan konsumsi rumahtangga mulai membaik.

Dengan laju pertumbuhan ekonomi yang mulai positif, menurut Teuku Riefky, maka kinerja bank-bank Himbara akan moncer pada tiga bulan pertama tahun ini. "Indikatornya bisa dilihat dari terus tumbuhnya penyaluran kredit bank Himbara," kata Riefky.

Riefky mengapresiasi pelaksanaan program Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN) yang dijalankan bank-bank Himbara, karena terbukti mampu mendorong menggeliatnya pertumbuhan ekonomi.

Berbeda dengan bank swasta, bank-bank BUMN mendapatkan tugas khusus dari pemerintah untuk menjalankan program PEN. Sementara bank swasta tidak dibebani program PEN. Jadi, tidak bisa membandingkan kinerja bank Himbara dengan bank swasta. Artinya, jika bank-bank yang tergabung dalam Himbara mencatat kinerja signifikan pada kuartal pertama tahun ini, hal itu patut diapresiasi. Ini mengingat beban yang ditanggung bank milik negara sangat besar dibanding bank swasta.

Sebagai mitra utama pemerintah, bank-bank Himbara telah mengimplementasikan program PEN dengan baik. Bank Himbara menjadi jangkar utama pelaksanaan program PEN, terutama terkait restrukturisasi kredit dan bantuan subsidi bunga.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Gejolak Global Meningkat,...
Gejolak Global Meningkat, Gubernur BI Prediksi Ekonomi Indonesia 2026 Tumbuh 4,9-5,7%
RUU PFII Lompatan Strategis...
RUU PFII Lompatan Strategis Kejar Ekonomi RI 8%, Purbaya Ungkap 3 Pilar Penopangnya
Studi Kearney: Masa...
Studi Kearney: Masa Depan Ekonomi Bergantung Kemampuan Adaptasi dengan AI
Dulu Dijajah Belanda,...
Dulu Dijajah Belanda, Kini Digerus Impor? Mantan Menkeu Ungkap Jurus Jitu Cetak Ekonomi Tumbuh 8%
BI Injeksi Likuiditas...
BI Injeksi Likuiditas Rp837,11 Triliun, Tekanan di Pasar Uang Mulai Reda
Ekonomi China Kuartal...
Ekonomi China Kuartal II Tumbuh 4,3%, Terendah dalam 3 Tahun Terakhir
Perkuat Ekonomi Jateng,...
Perkuat Ekonomi Jateng, ICBC Indonesia Buka Kantor Cabang Semarang
Lowongan Kerja Bank...
Lowongan Kerja Bank BRI Juli 2026, Dibutuhkan Lulusan S1-S2 Berbagai Jurusan
Medan Tuan Rumah Rakernas...
Medan Tuan Rumah Rakernas Apeksi 2026, Momentum Rebranding Citra Kota
Rekomendasi
Roy Suryo: Praperadilan...
Roy Suryo: Praperadilan Jilid 3 Bukan untuk Cari Duit
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Mediasi Ruben Onsu dan...
Mediasi Ruben Onsu dan Sarwendah Masih Buntu, Sidang Ditunda hingga 6 Agustus
Berita Terkini
Prudential Indonesia...
Prudential Indonesia Catat 10 Tahun Beruntun dengan Jumlah MDRT Terbanyak di RI
Tok! BI Tahan Suku Bunga...
Tok! BI Tahan Suku Bunga Acuan Juli 2026 di level 5,75 Persen
Contek Dubai, Airlangga...
Contek Dubai, Airlangga Sebut Pusat Financial Berada di Zona Ekonomi Khusus
Italia Boncos, Bayar...
Italia Boncos, Bayar Rp500 Juta per Hari Cuma Buat Parkir Superyacht Sitaan Milik Miliarder Rusia
ADVAN Universe 2026...
ADVAN Universe 2026 Digelar di Bandung, Perkuat Ekosistem Talenta Digital
Obat Generik Bebas Tarif...
Obat Generik Bebas Tarif 2 Tahun, Lalu Melonjak Jadi 200%
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved