Imbas Minyak Goreng Mahal, Harga Kerupuk Kaleng Naik Jadi Rp2.000/Buah
Rabu, 20 April 2022 - 07:31 WIB
loading...
Pelaku usaha kerupuk kaleng di Jakarta sepakat menaikkan harga kerupuk eceran yang semula Rp1.000 menjadi Rp2.000 per buah imbas dari kenaikan harga minyak goreng dan bahan baku kerupuk. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Pelaku usaha kerupuk kaleng di Jakarta sepakat menaikkan harga kerupuk eceran yang semula Rp1.000 menjadi Rp2.000 per buah mulai 6 Mei 2022. Naiknya harga kerupuk kaleng itu imbas dari kenaikan harga minyak goreng dan bahan baku kerupuk.
Baca Juga: Minyak Goreng, Minyak Goreng! Langka Diburu, Melimpah Dicuekin
Juru Bicara Ikatan Pengusaha Kerupuk DKI Jakarta, Kemal Mahmud mengatakan, para pengusaha terpaksa untuk menaikkan harga kerupuk. Adapun para pengusaha yang masuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) itu terbebani dengan kenaikan-kenaikan harga minyak goreng dan bahan baku kerupuk.
“Pada hari ini kami Alhamdulillah bisa berkumpul Ikatan pengusaha kerupuk kaleng di Pasar Minggu sehingga kita sepaham mendeklarasikan kenaikkan kerupuk tiga hari setelah Lebaran dengan harga Rp2.000 di warung-warung,” ujar Kemal dalam Deklarasi Kenaikan Harga Eceran Kerupuk.
Kemal menambahkan, kenaikan minyak goreng dan bahan baku pembuatan kerupuk dirasakan sudah menjadikan biaya produksi naik 100 persen. Bahan produksi kerupuk yang dominan itu berasal dari minyak goreng dan tepung tapioka.
Baca Juga: Minyak Goreng, Minyak Goreng! Langka Diburu, Melimpah Dicuekin
Juru Bicara Ikatan Pengusaha Kerupuk DKI Jakarta, Kemal Mahmud mengatakan, para pengusaha terpaksa untuk menaikkan harga kerupuk. Adapun para pengusaha yang masuk usaha mikro, kecil dan menengah (UMKM) itu terbebani dengan kenaikan-kenaikan harga minyak goreng dan bahan baku kerupuk.
“Pada hari ini kami Alhamdulillah bisa berkumpul Ikatan pengusaha kerupuk kaleng di Pasar Minggu sehingga kita sepaham mendeklarasikan kenaikkan kerupuk tiga hari setelah Lebaran dengan harga Rp2.000 di warung-warung,” ujar Kemal dalam Deklarasi Kenaikan Harga Eceran Kerupuk.
Kemal menambahkan, kenaikan minyak goreng dan bahan baku pembuatan kerupuk dirasakan sudah menjadikan biaya produksi naik 100 persen. Bahan produksi kerupuk yang dominan itu berasal dari minyak goreng dan tepung tapioka.
Lihat Juga :