Wishnutama Apresiasi Protokol Kesehatan di Bandara Ngurah Rai
Jum'at, 19 Juni 2020 - 14:33 WIB
loading...
A
A
A
Angkasa Pura I juga mendorong mitra usaha di bandara untuk menerapkan adaptasi kebiasaan baru dalam pelayanan kepada pengguna jasa bandara. Baca: Kemenhub Cek Kesiapan Adaptasi Protokol Kesehatan di Pelabuhan
Sedangkan para perkerja di bandara diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti kacamata pelindung, pelindung wajah, masker, sarung tangan serta menyediakan cairan pembersih tangan di area-area terminal.
Selain itu, untuk pelaksanaan physical distancing, AP I telah melakukan pengaturan jarak antrian minimal 1,5 meter pada area check in counter, security check point, imigrasi, boarding lounge, garbarata, area baggage claim serta area tunggu transportasi publik.
"Penggunaan teknologi juga dilakukan melalui Airport Operation Control Center (AOCC) yang berfungsi untuk mengendalikan dan memonitor operasional bandara secara realtime dan memastikan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19," imbuh Faik.
Sebagai informasi, pada periode 1-15 Juni 2020, trafik penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencapai 8.116 orang dengan 260 penerbangan. Jika dibandingkan dengan trafik bandara Angkasa Pura I lainnya pada periode yang sama, jumlah ini berada pada posisi ke-8 di bawah Bandara Sultan Hasanuddin melayani trafik penumpang tertinggi yaitu 53.940 orang dengan 996 pergerakan pesawat, Bandara Juanda Surabaya dengan 50.261 orang dan 886 pergerakan pesawat, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dengan 34.345 orang dan 659 pergerakan pesawat.
Sedangkan para perkerja di bandara diwajibkan menggunakan Alat Pelindung Diri (APD) seperti kacamata pelindung, pelindung wajah, masker, sarung tangan serta menyediakan cairan pembersih tangan di area-area terminal.
Selain itu, untuk pelaksanaan physical distancing, AP I telah melakukan pengaturan jarak antrian minimal 1,5 meter pada area check in counter, security check point, imigrasi, boarding lounge, garbarata, area baggage claim serta area tunggu transportasi publik.
"Penggunaan teknologi juga dilakukan melalui Airport Operation Control Center (AOCC) yang berfungsi untuk mengendalikan dan memonitor operasional bandara secara realtime dan memastikan penerapan protokol kesehatan pencegahan penyebaran Covid-19," imbuh Faik.
Sebagai informasi, pada periode 1-15 Juni 2020, trafik penumpang di Bandara I Gusti Ngurah Rai Bali mencapai 8.116 orang dengan 260 penerbangan. Jika dibandingkan dengan trafik bandara Angkasa Pura I lainnya pada periode yang sama, jumlah ini berada pada posisi ke-8 di bawah Bandara Sultan Hasanuddin melayani trafik penumpang tertinggi yaitu 53.940 orang dengan 996 pergerakan pesawat, Bandara Juanda Surabaya dengan 50.261 orang dan 886 pergerakan pesawat, Bandara SAMS Sepinggan Balikpapan dengan 34.345 orang dan 659 pergerakan pesawat.
(bon)
Lihat Juga :