Blusukan ke Magelang, Wapres Tinjau Desa Energi Karangrejo
Jum'at, 22 April 2022 - 14:43 WIB
loading...
A
A
A
"Nuansa alam dan kearifan lokal masyarakat sekitar sangat membantu dalam keberhasilan Balkondes PGN Karangrejo. Alhamdulillah, tahun 2021 Balkondes PGN Karangrejo mampu survive di masa pandemi Covid-19," ujar Haryo.
Layanan Balkondes PGN Karangrejo disiapkan untuk menopang destinasi prioritas Kawasan Borobudur. Pengelolaan Balkondes PGN Karangrejo tak lepas dari kolaborasi dengan warga sekitar, dimana saat ini Balkondes tersebut dikelola oleh 20 orang warga asli Karangrejo.
Menurut Kepala Desa Karangrejo, Muhamad Hely Rofikun, kehadiran Balkondes menjadi hal yang sangat penting dalam pengembangan ekonomi warga, di mana sebelum adanya Balkondes, kunjungan wisatawan hanya tertuju ke Candi Borobudur saja.
"Setelah Balkondes diresmikan pada tahun 2017, Alhamdulillah wisatawan mulai menyebar ke desa- desa di sekitar kawasan candi Borobudur dan bagi kami, Balkondes merupakan tonggak kebangkitan ekonomi desa. Selama tahun 2021 kemarin, keuntungan yang diperoleh mencapai sekitar Rp 200 juta," ujar Hely.
Dampak positif lainnya adalah penciptaan lapangan kerja baru yang langsung berhubungan dengan balkondes maupun UMKM yang juga mendapat berkah dari kehadiran Balkondes ini. Ada banyak produk buatan UMKM masyarakat Karangrejo yang ikut dipasarkan di Balkondes ini dan diminati oleh para wisatawan dan tamu penginapan. Mulai dari keripik, hingga gula aren.
Kolaborasi energi dan Balkondes PGN Karangrejo juga diwujudkan dalam lanskap keindahan bumi Borobudur dan pembangunan pipa gas sepanjang 3.900 meter untuk melayani 204 Sambungan Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga warga sekitar balkondes. Tepatnya di Dusun Kretek dan Bumen.
Layanan Balkondes PGN Karangrejo disiapkan untuk menopang destinasi prioritas Kawasan Borobudur. Pengelolaan Balkondes PGN Karangrejo tak lepas dari kolaborasi dengan warga sekitar, dimana saat ini Balkondes tersebut dikelola oleh 20 orang warga asli Karangrejo.
Menurut Kepala Desa Karangrejo, Muhamad Hely Rofikun, kehadiran Balkondes menjadi hal yang sangat penting dalam pengembangan ekonomi warga, di mana sebelum adanya Balkondes, kunjungan wisatawan hanya tertuju ke Candi Borobudur saja.
"Setelah Balkondes diresmikan pada tahun 2017, Alhamdulillah wisatawan mulai menyebar ke desa- desa di sekitar kawasan candi Borobudur dan bagi kami, Balkondes merupakan tonggak kebangkitan ekonomi desa. Selama tahun 2021 kemarin, keuntungan yang diperoleh mencapai sekitar Rp 200 juta," ujar Hely.
Dampak positif lainnya adalah penciptaan lapangan kerja baru yang langsung berhubungan dengan balkondes maupun UMKM yang juga mendapat berkah dari kehadiran Balkondes ini. Ada banyak produk buatan UMKM masyarakat Karangrejo yang ikut dipasarkan di Balkondes ini dan diminati oleh para wisatawan dan tamu penginapan. Mulai dari keripik, hingga gula aren.
Kolaborasi energi dan Balkondes PGN Karangrejo juga diwujudkan dalam lanskap keindahan bumi Borobudur dan pembangunan pipa gas sepanjang 3.900 meter untuk melayani 204 Sambungan Jaringan Gas Bumi Rumah Tangga warga sekitar balkondes. Tepatnya di Dusun Kretek dan Bumen.
Lihat Juga :