5 Negara Penghasil Harta Karun Dunia yang Harganya Tengah Memanas, RI Termasuk?
Sabtu, 23 April 2022 - 12:13 WIB
loading...
A
A
A
4. Kaledonia Baru
Negara yang berada di bawah kekuasaan Prancis ini tahun lalu menghasilkan nikel sebanyak 190 ribu ton. Produksi nikel negara ini mengalami penurunan sejak beberapa tahun terakhir. Pada 2019 produksi nikel Kaledonia sebesar 220 ribu ton. Kaledonia juga menempati posisi keempat terbesar dunia sebagai negara pengekspor nikel. Nilainya sebesar USD480 juta, atau 10,4% dari total ekspor dunia.
Investingnews.com melaporkan, jauh sebelum Indonesia melarang ekspor nikel mentah, Kaledonia sudah melakukannya terlebih dahulu. Sayangnya kebijakan itu harus ditelan pahit, karena pada Desember 2016 negara itu harus mengekpsor nikelnya sebanyak 2 juta ton ke China. Penyebab, ekonomi negara itu dalam keadaan bahaya karena bergantung pada nikel.
5. Australia
Meski punya cadangan yang hampir sama dengan Indonesia sebanyak 21 juta ton (data Statista), Australia tak terlalu bernafsu mengeduk nikel dari perut buminya. Dengan produksi sebanyak 160 ribu ton (2021), Negeri Kanguru ini harus puas duduk di posisi kelima.
Australia juga menduduki posisi kelima sebagai negara ekportir nikel terbesar dunia. Nilai ekspor nikel australia mencapai USD307 juta atau sekitar 6,7% dari total ekspor dunia.
Baca juga: Daerah PPKM Level 1 Boleh Gelar Halalbihalal dengan Tamu 100%
Meski produksi nikel Australia hanya berada di posisi kelima, namun negara ini pernah membuat Indonesia cemburu mungkin juga dongkol. Gara-garanya, pertengahan tahun 2021, Tesla--pabrikan mobil listrik terbesar di dunia milik Elon Musk--menjatuhkan pilihan untuk membeli nikel Australia ketimbang dari Indonesia untuk produksi mobil listriknya. Padahal Indonesia udeh kegeeran dengan pujian Elon Musk soal Indonesia sebagai penghasil nikel terbesar dunia. Pujian itu pun ditafsirkan kalu Tesla tertarik membeli nikel Indonesia. Eh, ternyata amsyong.
Negara yang berada di bawah kekuasaan Prancis ini tahun lalu menghasilkan nikel sebanyak 190 ribu ton. Produksi nikel negara ini mengalami penurunan sejak beberapa tahun terakhir. Pada 2019 produksi nikel Kaledonia sebesar 220 ribu ton. Kaledonia juga menempati posisi keempat terbesar dunia sebagai negara pengekspor nikel. Nilainya sebesar USD480 juta, atau 10,4% dari total ekspor dunia.
Investingnews.com melaporkan, jauh sebelum Indonesia melarang ekspor nikel mentah, Kaledonia sudah melakukannya terlebih dahulu. Sayangnya kebijakan itu harus ditelan pahit, karena pada Desember 2016 negara itu harus mengekpsor nikelnya sebanyak 2 juta ton ke China. Penyebab, ekonomi negara itu dalam keadaan bahaya karena bergantung pada nikel.
5. Australia
Meski punya cadangan yang hampir sama dengan Indonesia sebanyak 21 juta ton (data Statista), Australia tak terlalu bernafsu mengeduk nikel dari perut buminya. Dengan produksi sebanyak 160 ribu ton (2021), Negeri Kanguru ini harus puas duduk di posisi kelima.
Australia juga menduduki posisi kelima sebagai negara ekportir nikel terbesar dunia. Nilai ekspor nikel australia mencapai USD307 juta atau sekitar 6,7% dari total ekspor dunia.
Baca juga: Daerah PPKM Level 1 Boleh Gelar Halalbihalal dengan Tamu 100%
Meski produksi nikel Australia hanya berada di posisi kelima, namun negara ini pernah membuat Indonesia cemburu mungkin juga dongkol. Gara-garanya, pertengahan tahun 2021, Tesla--pabrikan mobil listrik terbesar di dunia milik Elon Musk--menjatuhkan pilihan untuk membeli nikel Australia ketimbang dari Indonesia untuk produksi mobil listriknya. Padahal Indonesia udeh kegeeran dengan pujian Elon Musk soal Indonesia sebagai penghasil nikel terbesar dunia. Pujian itu pun ditafsirkan kalu Tesla tertarik membeli nikel Indonesia. Eh, ternyata amsyong.
(uka)
Lihat Juga :