Sambut Libur Lebaran, Pemda Pastikan Kesiapan Destinasi Unggulan

Minggu, 03 April 2022 - 22:34 WIB
loading...
Sambut Libur Lebaran,...
Kabiro Komunikasi Kemenparekraf I Gusti Ayu Dewi Hendriyani (kiri) dan Bupati Semarang Ngesti Nugraha (dua kiri) dalam acara Ngopi Bareng bersama Forwaparekraf yang diinisiasi Kemenparekraf di Pendopo Kabupaten, Rabu (30/3/2022). Foto/SINDOnews/Inda Susan
A A A
JAKARTA - Mudik lebaran yang tahun ini kembali mendapat lampu hijau dari pemerintah disambut antusias oleh masyarakat dan juga pemerintah daerah (Pemda).

Salah satunya Jawa Tengah (Jateng) yang disebut-sebut sebagai provinsi tujuan mudik terbesar dengan jumlah pemudik diproyeksikan mencapai 21,3 juta orang.

Sebagaimana diketahui, aktivitas mudik selaing sebagai ajang silaturahmi juga akan mampu mendongkrak perekonomian daerah, misalnya dari aktivitas pariwisata yang biasanya meningkat saat libur lebaran.

Untuk itulah, pemerintah daerah Kabupaten Semarang menyiapkan sejumlah destinasi wisata unggulan bagi wisatawan di musim libur lebaran tahun ini.

Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Semarang Heru Subroto dalam acara Ngopi (Ngolah Pikir) Bareng bersama Forum Wartawan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Forwaparekraf) yang diinisiasi Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf) di Pendopo Kabupaten, Rabu (30/3/2022) malam, mengatakan, ada lima titik destinasi wisata unggulan yang disiapkan pihaknya dalam menghadapi musim libur lebaran tahun 2022. Dari lima destinasi unggulan tersebut, salah satunya adalah Desa Wisata.

"Kita siapkan lima titik wisata unggulan yang dapat dinikmati wisatawan saat mudik lebaran yaitu Bukit Cinta, Candi Gedong Songo, Waterpark, pemandian air panas di Muncul, dan desa wisata yang ada di Kabupaten Kabupaten Semarang di antaranya Desa Lerep di lereng Gunung Ungaran,” jelas Heru, dikutip Minggu (3/4/2022).

Baca juga: Gedung Lawang Sewu Semarang, Saksi Bisu Pertempuran 5 Hari AMKA Melawan Tentara Jepang

Menurut dia, di Desa Wisata Lerep wisatawan dapat menikmati berbagai atraksi budaya. "Di Desa Wisata Lerep wisatawan dapat menikmati embung dan atraksi budaya dalam suasana alam Gunung Ungaran yang sejuk," imbuhnya.

Pada kesempatan yang sama, Bupati Semarang Ngesti Nugraha menjelaskan, posisi Kabupaten Semarang sangat strategis karena berada di tengah destinasi unggulan Joglosemar (Yogyakarta, Solo, dan Semarang).

Aksesnya pun mudah dengan transportasi udara dan kereta api dari Semarang serta terhubung dengan jalan tol Jakarta-Bawen.

Menurut dia, hal itu menunjukkan sebuah peluang yang baik dalam memajukan pariwisata dan ekonomi kreatif (parekraf) di Kabupaten Semarang.

Pemerintah secara resmi telah mengizinkan masyarakat untuk mudik lebaran tahun ini setelah melakukan monitoring dan evaluasi atas kasus Covid-19 yang menunjukkan tren penurunan.

Jumlah para pemudik diperkirakan menembus 80 juta orang yang didominasi para pemudik dari wilayah Jabodetabek ke kota-kota di Pulau Jawa, termasuk wilayah Kabupaten Semarang.

Baca juga: Pembebasan Lahan Tol Semarang-Demak Tersendat Usai Terendam Air Laut Akibat Abrasi

Lebih lanjut, Ngesti Nugraha berharap seiring dengan dibukanya kembali pintu masuk pariwisata untuk wisatawan mancanegara (wisman), akan ada kunjungan wisman ke Kabupaten Semarang, selain wisatawan nusantara.

"Ada tiga destinasi favorit wisman di Jawa Tengah yakni Candi Borobudur, Candi Prambanan dan Kabupaten Semarang. Sementara wisman yang datang ke Jateng sebagian besar dari Malaysia, Singapura, China, India, dan Amerika Serikat," urainya.



Kepala Biro Komunikasi Kemenparekraf/Baparekraf I Gusti Ayu Dewi Hendriyani mengapresiasi langkah Pemerintah Kabupaten Semarang dalam menghadapi musim libur lebaran 2022 dengan menyiapkan destinasi-destinasi unggulan. Hal ini dikatakannya sebagai upaya dalam kebangkitan pariwisata pascapademi.

Terlebih dengan dibukanya kembali gerbang pariwisata untuk kunjungan wisman secara bertahap dimulai dari Bali, Batam, dan Bintan dengan tetap mengedepankan kewaspadaan terhadap Covid-19 akan mempercepat kepulihan ekonomi nasional.

Selain itu juga dikeluarkannya kebijakan penghapusan karantina dan perluasan visa on arrival (VOA) dari 23 negara menjadi 42 negara akan mendorong meningkatnya kunjungan wisman yang tahun ini menargetkan sebesar 1,8 - 3,6 juta wisman.

Tak hanya itu, pemerintah mengeluarkan kemudahan perjalanan di dalam negeri yang menghapus persyaratan hasil tes negatif PCR dan antigen bagi pelaku perjalanan domestik yang telah menerima dosis vaksinasi lengkap.

Hal ini diharapkan dapat mendorong pergerakan wisatawan nusantara yang tahun ini diproyeksi hingga 550 juta pergerakan.

“Kita berkolaborasi untuk menginformasikan situasi yang kondusif saat ini kepada masyarakat. Peranan media dalam hal ini sangat besar, terutama dalam memberikan kesadaran agar kita dalam berwisata disiplin menerapkan prokes (protokol kesehatan) dan tetap waspada terhadap Covid-19,” tandas I Gusti Ayu Dewi Hendriyani.

Selain acara Ngopi Bareng bersama Forwaparekraf, Kemenparekraf juga memasilitasi kegiatan seminar di Kampoeng Kopi Banaran dan press tour Forwaparekraf ke sejumlah destinasi di sekitar Ungaran, Kabupaten Semarang.
(ind)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Tol Prambanan-Purwomartani...
Tol Prambanan-Purwomartani Siap Beroperasi Mudik Lebaran 2027
Belanja Pegawai Pemda...
Belanja Pegawai Pemda Maksimal 30% dari APBD, Bakal Ada Pengurangan PPPK?
Rencana Pemda Pungut...
Rencana Pemda Pungut Pajak Air Permukaan dari Pohon Sawit Dinilai Langgar UU
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
PLN Catat Lonjakan Penggunaan...
PLN Catat Lonjakan Penggunaan SPKLU Lebih dari 4 Kali Lipat Dibanding Tahun 2025 di Arus Mudik Lebaran
Arus Balik 2026, Jasaraharja...
Arus Balik 2026, Jasaraharja Putera Perkuat Pantauan Lintas Gilimanuk-Ketapang
Perkuat Desa Bugisan...
Perkuat Desa Bugisan Klaten, Pendapatan UMKM di Wisata Candi Plaosan Meningkat
Kemendagri Terus Perkuat...
Kemendagri Terus Perkuat Pengawasan dan Transparansi Tata Kelola Pemerintahan
Mau Liburan Bebas Khawatir?...
Mau Liburan Bebas Khawatir? SunSea Karimunjawa Tawarkan Konsep All-Inclusive yang Makin Digemari
Rekomendasi
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
Indonesia Dorong Dewan...
Indonesia Dorong Dewan Keamanan PBB Perkuat Pencegahan Konflik-ASEAN dan Jadi Mitra Perdamaian
Facebook Menguji Tampilan...
Facebook Menguji Tampilan Video Layar Penuh Mirip TikTok
Berita Terkini
Musk Peringatkan Bahaya...
Musk Peringatkan Bahaya Utang AS, Pajak Miliarder Tak Akan Cukup Hapus Defisit
Bidik Calon Kreditur,...
Bidik Calon Kreditur, CLIK Propensity Score Bantu Bank Ambil Keputusan Akurat
Babinsa Awasi Pajak...
Babinsa Awasi Pajak Bisa Picu Persepsi Negatif, DPR: Jangan Sampai Dianggap Mata-mata
Redam Perang Dagang...
Redam Perang Dagang dengan AS, China Usul Pangkas Tarif Rp535 triliun
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi...
Tarif 3 Jalan Tol Berpotensi Naik Tahun Ini, Semuanya di Pulau Jawa
PLN EPI Bidik Pasar...
PLN EPI Bidik Pasar Hidrogen Hijau untuk Industri dan Penerbangan
Infografis
Jadwal One Way, Contra...
Jadwal One Way, Contra Flow, dan Ganjil-Genap Mudik Lebaran 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved