Pecahkan Rekor 10 Tahun Terakhir, Bahlil: Investasi Capai Rp282,4 Triliun di Kuartal I
Rabu, 27 April 2022 - 13:47 WIB
loading...
Pertumbuhan realisasi investasi pecahkan rekor. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia melaporkan bahwa angka investasi mencapai Rp282,4 triliun di kuartal I 2022. Pertumbuhan quartal-on-quartal (QoQ) tercatat meningkat sebesar 16,9%, dan secara year-on-year(YoY) meningkat 28,5%.
Baca juga: Bantah SoftBank Mundur dari IKN, Bahlil: Yang Bilang Masayoshi Mundur Siapa? Azhfar Muhammad Selasa, 26 April 2022 - 11:27 WIB
Menurut Bahlil pertumbuhan realisasi investasi itu merupakan sebuah rekor baru. Capaian itu tak lepas dari strategi yang diterapkan oleh pemerintah.
"Ini rekor 10 tahun terakhir, di mana pertumbuhan realisasi investasi QoQ baru kali ini tumbuh 16,9%, YoY-nya 28,5%. Ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah dalam meramu strategi investasi on the track, dan ini memberikan rasa kepastian, rasa yang berbeda untuk bagaimana teman-teman investor menanamkan investasinya baik dari dalam dan luar negeri," kata Bahlil secara virtual di Jakarta Rabu (27/4/2022).
Lalu, penanaman modal asing (FDI) tercatat sebesar Rp147,2 triliun, dengan porsi 52,1%, sementara PMDN sebesar Rp135,2 triliun dengan porsi 47,9%. PMA naik 20,5% QoQ dan 31,8% YoY, dan PMDN naik 13,3% QoQ dan 25,1% YoY.
"Ini, tolong dicatat, untuk global, luar negeri, sudah mulai nyaman dan mulai yakin terhadap stabilitas kebijakan negara dalam mendorong investasi masuk ke Indonesia. Ini bukti nyata, YoY-nya PMA naik 31,8%. PMDN tak jauh kalah penting, jadi PMA tumbuh. PMDN sama-sama tumbuh, ini yang kita inginkan supaya menuju ke investasi yang berkualitas," ungkap Bahlil.
Dia mengatakan, investasi jangan hanya dilihat dari segi angka, tetapi dilihat penyebarannya juga. Pada hari ini, tegas Bahlil, investasi di Jawa sebesar 47,3% atau setara Rp133,7 triliun dan luar Jawa 52,7% atau setara Rp148,7 triliun.
Baca juga: Bantah SoftBank Mundur dari IKN, Bahlil: Yang Bilang Masayoshi Mundur Siapa? Azhfar Muhammad Selasa, 26 April 2022 - 11:27 WIB
Menurut Bahlil pertumbuhan realisasi investasi itu merupakan sebuah rekor baru. Capaian itu tak lepas dari strategi yang diterapkan oleh pemerintah.
"Ini rekor 10 tahun terakhir, di mana pertumbuhan realisasi investasi QoQ baru kali ini tumbuh 16,9%, YoY-nya 28,5%. Ini menunjukkan bahwa kebijakan pemerintah dalam meramu strategi investasi on the track, dan ini memberikan rasa kepastian, rasa yang berbeda untuk bagaimana teman-teman investor menanamkan investasinya baik dari dalam dan luar negeri," kata Bahlil secara virtual di Jakarta Rabu (27/4/2022).
Lalu, penanaman modal asing (FDI) tercatat sebesar Rp147,2 triliun, dengan porsi 52,1%, sementara PMDN sebesar Rp135,2 triliun dengan porsi 47,9%. PMA naik 20,5% QoQ dan 31,8% YoY, dan PMDN naik 13,3% QoQ dan 25,1% YoY.
"Ini, tolong dicatat, untuk global, luar negeri, sudah mulai nyaman dan mulai yakin terhadap stabilitas kebijakan negara dalam mendorong investasi masuk ke Indonesia. Ini bukti nyata, YoY-nya PMA naik 31,8%. PMDN tak jauh kalah penting, jadi PMA tumbuh. PMDN sama-sama tumbuh, ini yang kita inginkan supaya menuju ke investasi yang berkualitas," ungkap Bahlil.
Dia mengatakan, investasi jangan hanya dilihat dari segi angka, tetapi dilihat penyebarannya juga. Pada hari ini, tegas Bahlil, investasi di Jawa sebesar 47,3% atau setara Rp133,7 triliun dan luar Jawa 52,7% atau setara Rp148,7 triliun.
Lihat Juga :