Dukung Program Jokowi, Peruri Suguhkan Meterai Tempel 100% Berbahan Baku Lokal

Rabu, 27 April 2022 - 21:34 WIB
loading...
Dukung Program Jokowi,...
Peruri turut berpartisipasi mendukung program Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) yang digaungkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Foto/Dok
A A A
JAKARTA - Peruri turut berpartisipasi mendukung program Peningkatan Penggunaan Produksi Dalam Negeri (P3DN) yang digaungkan oleh Presiden RI Joko Widodo (Jokowi). Hal ini ditandai dengan penandatanganan kontrak kerja sama pencetakan meterai tempel kopur 10.000 tahap II tahun anggaran 2022 bersama dengan Direktorat Jenderal Pajak.

Penandatanganan ini dilakukan di Kantor Pusat Direktorat Jenderal Pajak (DJP) oleh Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya dan Kepala Bagian Perlengkapan selaku Pejabat Pembuat Komitmen DJP, Zaeni Latif. Tayangan penandatanganan kontrak kerja sama ini disiarkan pada acara P3DN yang dihadiri Presiden Jokowi.

Baca Juga: Sambut 2022, Transformasi Digital Peruri Bakal Lebih Matang

Sejak 2020, Peruri telah mengimplementasikan komponen bahan baku meterai tempel seluruhnya berasal dari produksi dalam negeri, di antaranya adalah bahan baku kertas sekuriti berhologram dan tinta sekuriti. Perubahan yang baru dimulai sejak 2 tahun lalu untuk produk meterai tempel ini merupakan bentuk nyata dukungan Peruri terhadap kemajuan industri dalam negeri guna mendorong perekonomian nasional.

“Sebelum 2020 kami masih menggunakan bahan baku kertas impor untuk memproduksi meterai tempel, akan tetapi sejak 2020 kami mulai mengganti menggunakan produksi dalam negeri sebagai bentuk nyata dukungan Peruri terhadap produk lokal. Kami terus berkomitmen untuk meningkatkan penggunaan local content pada produk lainnya dan setiap aktivitas pengadaan di Peruri,” beber Direktur Utama Peruri, Dwina Septiani Wijaya.

Secara garis besar, proses bisnis pencetakan meterai tempel terbagi menjadi 5 tahapan yaitu persiapan cetak, pencetakan, verifikasi/pemeriksaan, finishing dan pengiriman. Proses pencetakannya sendiri juga terbagi menjadi 4 tahapan yaitu cetak rata/offset, cetak dalam/intaglio, cetak nomor seri dan perforasi.

Baca Juga: Peruri Dirikan Ruang Kreatif Bangun Ekosistem Inovasi UMKM

Pencetakan meterai tempel seluruhnya dikerjakan sendiri oleh Peruri, namun bahan baku kertas sekuriti didapatkan dari PT Kertas Padalarang yang merupakan anak perusahaan Peruri serta tinta sekuriti dari PT Sicpa Peruri Securink yang merupakan perusahaan afiliasi Peruri dengan Sicpa Swiss yang pabriknya berlokasi di kawasan produksi Peruri Karawang.

Sejak awal didirikan pada 1971, Peruri memiliki kompetensi utama sebagai perusahaan penjamin keaslian dari produk-produk yang dihasilkan dengan cara menerapkan beberapa fitur sekuriti. Untuk produk meterai tempel, fitur sekuriti yang digunakan oleh Peruri pada kertas meterai terdapat UV dull berhologram, lem kering (dry glue) pada sisi belakang kertas dan serat-serat yang kasat mata (visible fibres).

Untuk dapat mengidentifikasi keaslian meterai tempel, berikut adalah ciri-ciri yang terdapat pada meterai tempel, di antaranya: berbentuk segi empat, terasa kasar bila diraba, terdapat gambar Garuda sebagai lambang Negara Indonesia, teks “METERAI TEMPEL”, teks “TGL” angka “20” dan teks “TEMPEL”, teks nominal “10000”, teks “SEPULUH RIBU RUPIAH”, terdapat nomor seri dan perforasi.

(akr)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis Bahan Baku Plastik,...
Krisis Bahan Baku Plastik, Pemerintah Jajaki Impor Kemasan dari Malaysia hingga Rusia
Industri Diapers Tertekan...
Industri Diapers Tertekan Lonjakan Harga Bahan Baku, APKI Ingatkan Risiko Gangguan Pasokan
Krisis Nafta Landa Jepang,...
Krisis Nafta Landa Jepang, Sektor Konstruksi dan Manufaktur Mulai Lumpuh
Bahan Baku Plastik Langka,...
Bahan Baku Plastik Langka, Indonesia Sibuk Cari Sumber Pasokan Alternatif ke 3 Negara
Industri Tekstil Kena...
Industri Tekstil Kena Efek Perang, Harga Bahan Baku Melonjak 40%
Hadapi Gejolak Global,...
Hadapi Gejolak Global, Petrokimia Gresik Perkuat Strategi Pengamanan Bahan Baku
Gejolak Global Picu...
Gejolak Global Picu Kenaikan Harga Bahan Baku Kemasan, Amdatara Minta Insentif Pemerintah
Dasco Minta Impor Mobil...
Dasco Minta Impor Mobil Pikap dari India Ditunda, Great Institute: Cerminan DPR Pro Industri Dalam Negeri
DPR: Pemerintah Memiliki...
DPR: Pemerintah Memiliki Peran Sentral Memperkuat Industri Pertahanan Dalam Negeri
Rekomendasi
Rueibin Chen Sebut Tampil...
Rueibin Chen Sebut Tampil di Indonesia sebagai Impian, Siap Hibur Pecinta Musik Klasik Jakarta
Dokter Jantung Ungkap...
Dokter Jantung Ungkap Plak Kolesterol Tak Bisa Hilang Meski Sudah Diet
AS dan Iran Berdamai,...
AS dan Iran Berdamai, MBS: Semua untuk Kepentingan Bersama
Berita Terkini
Tok! DPR dan Pemerintah...
Tok! DPR dan Pemerintah Sepakati Asumsi Makro KEM-PPKF 2027, Target Lifting Migas Dikerek
Elnusa Petrofin dan...
Elnusa Petrofin dan Pertamina Patra Niaga Perkuat Distribusi Avtur Bali-Nusra
Tips MotionTrade: Kenali...
Tips MotionTrade: Kenali Hak Dasar Investor di Pasar Modal
Asabri Gandeng 119 RS...
Asabri Gandeng 119 RS TNI Perluas Akses Jaminan Sosial Prajurit
Kelompok Studi Mahasiswa...
Kelompok Studi Mahasiswa Politeknik Negeri Jakarta Antusias Ikuti Edukasi Pasar Modal dari MNC Sekuritas
Rupiah Hari Ini Kurang...
Rupiah Hari Ini Kurang Bertenaga di Posisi Rp17.762 per Dolar AS, Berikut Sebabnya
Infografis
7 Universitas Islam...
7 Universitas Islam Negeri Terbaik Masuk Top 100 Nasional Webometrics 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved