LPKR Berpeluang Lanjutkan Tren Positif di 2022
Kamis, 28 April 2022 - 11:11 WIB
loading...
PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) berpotensi membukukan pertumbuhan kinerja keuangan di tahun 2022.
A
A
A
JAKARTA - PT Lippo Karawaci Tbk. (LPKR) berpotensi membukukan pertumbuhan kinerja keuangan di tahun 2022 seiring dengan peningkatan bisnis properti. Dalam publikasi riset terbarunya, Analis Ciptadana Sekuritas Asia Yasmin Soulisa menyampaikan bahwa pada tahun 2021 LPKR berhasil mencatatkan pendapatan Rp16,53 triliun, naik 38,1% YoY (year on year) dari Rp11,96 triliun pada tahun sebelumnya.
Pendapatan LPKR berpotensi kembali bertumbuh menjadi Rp18,33 triliun di tahun 2022, serta diprediksi mencatatkan laba operasi Rp2,32 triliun di tahun 2022, dibandingkan dengan Rp1,49 triliun pada tahun 2021, dengan potensi laba bersih Rp66 miliar di tahun 2022.
(Baca juga:Pendapatan Lippo Karawaci Tembus Rp12,25 Triliun)
Sementara itu, pada tahun 2022, LPKR meningkatkan target pra penjualan menjadi Rp5,2 triliun, naik 5% YoY dari realisasi Rp4,96 triliun di tahun 2021 seiring dengan tren pasar properti yang juga meningkat.
Yasmin menyebutkan LPKR merupakan pengembang yang cukup fokus menyasar segmen rumah tapak dengan harga terjangkau. Penjualan segment tersebut naik 88,3% YoY menjadi Rp3,11 triliun dan berkontribusi 62,6% dari total pra penjualan tahun 2021, yang menunjukkan penetrasi pasar yang kuat dari LPKR.
(Baca juga:IPW: Lippo Karawaci Jeli Manfaatkan Momentum Pasar)
Pada awal tahun ini, LPKR telah menunjukkan kinerja yang positif melalui peluncuran proyek home for the first time buyer Cendana Cove Lippo Village di bulan Februari 2022, dengan harga jual rata-rata meningkat 10% dari peluncuran sebelumnya.
Pendapatan LPKR berpotensi kembali bertumbuh menjadi Rp18,33 triliun di tahun 2022, serta diprediksi mencatatkan laba operasi Rp2,32 triliun di tahun 2022, dibandingkan dengan Rp1,49 triliun pada tahun 2021, dengan potensi laba bersih Rp66 miliar di tahun 2022.
(Baca juga:Pendapatan Lippo Karawaci Tembus Rp12,25 Triliun)
Sementara itu, pada tahun 2022, LPKR meningkatkan target pra penjualan menjadi Rp5,2 triliun, naik 5% YoY dari realisasi Rp4,96 triliun di tahun 2021 seiring dengan tren pasar properti yang juga meningkat.
Yasmin menyebutkan LPKR merupakan pengembang yang cukup fokus menyasar segmen rumah tapak dengan harga terjangkau. Penjualan segment tersebut naik 88,3% YoY menjadi Rp3,11 triliun dan berkontribusi 62,6% dari total pra penjualan tahun 2021, yang menunjukkan penetrasi pasar yang kuat dari LPKR.
(Baca juga:IPW: Lippo Karawaci Jeli Manfaatkan Momentum Pasar)
Pada awal tahun ini, LPKR telah menunjukkan kinerja yang positif melalui peluncuran proyek home for the first time buyer Cendana Cove Lippo Village di bulan Februari 2022, dengan harga jual rata-rata meningkat 10% dari peluncuran sebelumnya.
Lihat Juga :