Perusahaan Energi Jerman, Uniper Siap Memenuhi Syarat Pembayaran Gas Rusia

Jum'at, 29 April 2022 - 15:31 WIB
loading...
Perusahaan Energi Jerman,...
Salah satu perusahaan energi terbesar Jerman mengatakan, sedang bersiap untuk membeli gas Rusia menggunakan sistem pembayaran yang menurut para kritikus akan melemahkan sanksi Uni Eropa (UE). Foto/Dok
A A A
BERLIN - Salah satu perusahaan energi terbesar Jerman mengatakan, sedang bersiap untuk membeli gas Rusia menggunakan sistem pembayaran yang menurut para kritikus akan melemahkan sanksi Uni Eropa (UE). Uniper mengatakan, bakal membayar dalam euro yang akan dikonversi menjadi rubel untuk memenuhi permintaan Kremlin agar semua transaksi dilakukan dalam mata uang Rusia.

Baca Juga: Harga Gas Eropa Terbang Setelah Rusia Stop Pasokan ke Polandia dan Bulgaria

Perusahaan energi Eropa lainnya dilaporkan bersiap untuk melakukan hal yang sama di tengah kekhawatiran tentang pengurangan pasokan. Uniper mengatakan, tidak punya pilihan selain masih mematuhi sanksi UE.

"Kami menganggap konversi pembayaran yang sesuai dengan undang-undang sanksi dan dekrit Rusia dimungkinkan," kata seorang juru bicara kepada BBC.

"Bagi perusahaan kami dan untuk Jerman secara keseluruhan, tidak mungkin mencari pengganti gas Rusia dalam jangka pendek. Ini akan memiliki konsekuensi dramatis bagi perekonomian kita," sambungnya.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Dikepung Sanksi Barat,...
Dikepung Sanksi Barat, Rusia Malah Cetak Rekor Hampir Semua Warganya Punya Kerjaan!
Hindari Selat Hormuz!...
Hindari Selat Hormuz! India Diam-Diam Gandeng Rusia Buka Jalur Es Ekstrem
Bos Raksasa Minyak Rusia:...
Bos Raksasa Minyak Rusia: AS Untung Besar di Balik Penutupan Selat Hormuz
Daftar Negara Pengguna...
Daftar Negara Pengguna Energi Nuklir Terbesar di Dunia, Siapa Juaranya?
Rubel Jadi Mata Uang...
Rubel Jadi Mata Uang Terkuat di Dunia, Sanksi Barat ke Rusia Tak Mempan
Inggris, Prancis, Jerman,...
Inggris, Prancis, Jerman, dan Italia Siap Cabut Sanksi Teheran setelah Kesepakatan Damai AS-Iran
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Jenderal Jerman Ancam...
Jenderal Jerman Ancam Serang Dahsyat Rusia: Kami Siap Bertempur Malam Ini
Rekomendasi
Trump: AS Tidak akan...
Trump: AS Tidak akan Bayar Iran Rp5 Triliun, Itu Berita Palsu
Konflik Memanas, Ruben...
Konflik Memanas, Ruben Onsu Ultimatum Sarwendah Soal Nafkah dan Hak Bertemu Anak
Dulu Dibully Karena...
Dulu Dibully Karena Pendiam, Kini Syawal Adha Raih Centang Biru TikTok dan Instagram
Berita Terkini
MANU dan Universitas...
MANU dan Universitas Jember Kolaborasi Perkuat Pengembangan SDM Pertanian
Ini Jenis Produk Sawit...
Ini Jenis Produk Sawit dan Batu Bara yang Ekspornya Diatur Lewat PT DSI
Buka Akses Pasar Lebih...
Buka Akses Pasar Lebih Luas, Pertamina Fasilitasi UMKM Binaan di Jakarta Fair
Krisis LNG Timur Tengah,...
Krisis LNG Timur Tengah, Permintaan Batu Bara di Asia Melonjak
Risiko Geopolitik dan...
Risiko Geopolitik dan Dampaknya terhadap Pasar Mata Uang
Revisi UU Hak Cipta...
Revisi UU Hak Cipta Dikhawatirkan Bebani UMKM hingga Startup
Infografis
Penyebab Jerman Tak...
Penyebab Jerman Tak Siap Hadapi Perang Dunia III Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved