Asabri Catatkan Perbaikan Tingkat Permodalan dan Solvabilitas di 2021

Sabtu, 30 April 2022 - 18:05 WIB
loading...
Asabri Catatkan Perbaikan...
Asabri mencatatkan beberapa perbaikan penting di 2021, yakni perbaikan tingkat permodalan dan solvabilitas. Foto/Ilustrasi
A A A
JAKARTA - PT Asabri (Persero) pada tahun 2021 menunjukkan peningkatan kinerja layanan dan kinerja keuangan dalam pengelolaan program manfaat bagi prajurit TNI, anggota Polri serta aparatur sipil negara (ASN) di bawah Kementerian Pertahanan dan Kepolisian Negara Republik Indonesia.

Di aspek keuangan, Asabri mencatatkan beberapa perbaikan penting, yakni perbaikan tingkat permodalan dan solvabilitas serta kondisi likuiditas yang terjaga untuk memastikan pemenuhan kewajiban kepada peserta. Modal perusahaan tercatat minus Rp5,2 triliun, lebih baik dibandingkan tahun 2020 yang tercatat minus Rp13,3 triliun.

Sekretaris Perusahaan Asabri Edison Sianipar menjelaskan, penerapan metode dan asumsi dalam perhitungan cadanganyang ditetapkan Menteri Keuangan sebagai pelaksanaan Peraturan Menteri Keuangan (PMK) no 66/PMK.02/2021 di bulan Juni 2021 merupakan penggerak utama perbaikan tingkat permodalan Perseroan. Nilai modal ini diharapkan akan terus membaik di tahun 2022, antara lain disebabkan telah diterimanya persetujuan Pemerintah atas pengajuan Unfunded Past Service Liability (UPSL) yang telah diterima di akhir Januari 2022.

Baca Juga: Profil Irjenad Letjen Rudianto, Jenderal Kopassus yang Baru Naik Pangkat Bintang Tiga

"Upaya penyehatan keuangan masih terus dilakukan, termasuk upaya pemulihan aset. Asabri terus berkomitmen dalam peningkatan layanan serta pemenuhan kewajiban kepada seluruh peserta," tandasnya melalui siaran pers, Sabtu (30/4/2022).

Dalam layanan pembayaran dana pensiun, Asabri tercatat telah menyalurkan dana pensiun kepada lebih dari 452.000 peserta pensiun, yang terdiri atas 303.000 pensiunan TNI, 143.000 pensiunan Polri dan 6.000 pensiunan PNS. Total dana pensiun yang disalurkan sepanjang 2021 sebesar Rp16,3 triliun yang berasal dari APBN tahun 2021 dan disalurkan melalui 14 mitra bayar di seluruh Indonesia.

Selain itu, Asabri telah membayarkan klaim manfaat Tunjangan Hari Tua (THT) kepada 71.000 peserta, manfaat Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) pada 3.900 peserta dan manfaat Jaminan Kematian (JKm) sebanyak 3.000 orang, dengan nilai total klaim berturut-turut adalah Rp1,7 triliun, Rp84,5 miliar dan Rp231,4 miliar.

"Dibandingkan tahun 2020, besar total klaim yang dibayarkan ini meningkat 23,8%, terutama disebabkan kenaikan klaim program THT dan JKm. Pembayaran dilakukansecara tepat waktu, tepat sasaran, tepat jumlah, dan tertib administrasi," jelasnya.

Dia menambahkan, penerimaan premi program THT, JKK dan JKm tercatat masing-masing sebesar Rp1,1 triliun, Rp190 miliar dan Rp257 miliar. Sedangkan premi program pensiun yang diterima sebesar Rp1,65 triliun. Premi yang diterima ini berasal dari 934.000 orang peserta aktif, yang terdiri dari 477.000 orang prajurit TNI, 437.000 orang Anggota Polri dan 20.000 orang PNS.

"Premi tersebut selanjutnya menambah total aset Asabri yang tercatat per 31 Desember 2021 sebesar Rp33,8 triliun, atau naik 8,9% dibanding 2020," tambahnya.

Sebagai bagian dari peningkatan kualitas layanan, Edison mengatakan bahwa Asabri terus melakukan optimalisasi Asabri Mobile Application yang mulai diperkenalkan sejak 2020. Selain dapat melihat saldo akumulasi premi dan hasil pengembangan, aplikasi ini merupakan sarana bagi peserta untuk melakukan update atas data peserta secara mandiri.

Baca Juga: Asabri Perluas Jaringan Kerja Sama Rumah Sakit

"Terdapat beberapa tambahan fiturdalam aplikasi ini, antara lain fasilitas bagi peserta untuk mengunduh Surat Pemberitahuan Tahunan (SPT) Pajak serta jadwal kewajiban pelaksanaan Autentikasi," paparnya.

Sampai dengan Desember 2021, kata Edison, jumlah peserta pengguna aplikasi sebanyak 172.000 peserta. Upaya peningkatan jumlah peserta pengguna ini akan terus dilakukan melalui sosialisasi dan pendampingan peserta. Selain itu, untuk mempermudah proses pengajuan klaim, upaya mendekatkan peserta dengan jaringan layanan Asabri dilakukan juga melalui penambahan jumlah titik layanan Asabri Link sehingga titik layanan yang dimiliki saat ini adalah sebanyak 995 termasuk titik layanan mitra bayar.

"Dengan mengoptimalkan seluruh sumber daya yang dimiliki, Perusahaan terus mendorong dan meningkatkan pencapaian atas program-program tersebut guna mewujudkan layanan yang prima," tegasnya.
(fai)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
KAI Logistik Kelola...
KAI Logistik Kelola 8,7 Juta Ton Angkutan Barang di Semester I 2026
Kinerja Positif 2025,...
Kinerja Positif 2025, Jasa Raharja Catatkan Laba Bersih Rp2,30 Triliun
Sucofindo Catatkan Laba...
Sucofindo Catatkan Laba Bersih 100,7% dari Target RKAP 2025
Kinerja BUMN Menguat,...
Kinerja BUMN Menguat, Muncul Motor Pertumbuhan Baru
Seluruh Laporan Keuangan...
Seluruh Laporan Keuangan BUMN Tahun 2025 Sudah Masuk Danantara, Intip Bocorannya
MSIN Putuskan Tak Bagi...
MSIN Putuskan Tak Bagi Dividen, Fokus Perkuat Platform Digital
Awali 2026 dengan Kinerja...
Awali 2026 dengan Kinerja Solid, Telkom Buktikan Komitmen Disiplin Operasional
Rupiah dalam Pusaran...
Rupiah dalam Pusaran Greenback
Gelar Top BUMD Award...
Gelar Top BUMD Award 2026, Kemendagri Dorong Pemda Lakukan Inovasi Pelayanan Publik
Rekomendasi
Cara Hapus Objek Mengganggu...
Cara Hapus Objek Mengganggu di Foto dengan Galaxy S26 Series
Celoteh Hotman Paris,...
Celoteh Hotman Paris, Pakar: Penghinaan Wartawan Bisa Diproses Hukum
Kemenhut Bongkar Jalur...
Kemenhut Bongkar Jalur Distribusi Tambang Ilegal di NTB, 8 Orang Ditangkap
Berita Terkini
GAPKI Tegaskan Industri...
GAPKI Tegaskan Industri Sawit RI Terapkan Standar Keselamatan Kerja Berkelanjutan
Arus Kas ETF Bitcoin...
Arus Kas ETF Bitcoin Tembus Rp1,36 Triliun di Pertengahan Juli 2026
Airlangga Bocorkan Lahan...
Airlangga Bocorkan Lahan BUMN di Bali Jadi Opsi Calon Lokasi PFII
Soal Pindar, KPPU Didorong...
Soal Pindar, KPPU Didorong Utamakan Tindakan Pencegahan
Kepala BGN Baru Sebut...
Kepala BGN Baru Sebut MBG Tender Politik Prabowo: Tak Bisa Dibubarkan
Potensi Tokenisasi Aset...
Potensi Tokenisasi Aset Capai USD2 Triliun di 2030, Keamanan Investor Jadi Kunci
Infografis
10 Negara dengan Jalan...
10 Negara dengan Jalan Terbaik di Dunia, Juaranya Tetangga Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved