alexametrics

MNC Sky Vision raih penghargaan emiten baru terbaik

loading...
MNC Sky Vision raih penghargaan emiten baru terbaik
Foto: Dok MSKY
A+ A-
Sindonews.com - PT MNC Sky Vision Tbk (MSKY) mendapatkan penghargaan sebagai salah satu emiten pendatang baru terbaik dari Warta Ekonomi.

Penghargaan bertajuk “Warta Ekonomi Indonesia Best New Emiten 2013” diberikan sebagai apresiasi terhadap pertumbuhan kinerja saham dan keuangan perseroan yang positif, yang berhasil memebukukan kinerja di atas rata-rata industri setelah resmi menjadi emiten pada Juli 2012.

Wakil Direktur Utama MNC Sky Vision, Handhianto Suryo Kentjono menyambut baik penghargaan tersebut.



“Penghargaan ini menjadi sesuatu yang positif bagi kami untuk meningkatkan kinerja lebih baik lagi,” ujar Handhianto dalam keterangan tertulisnya di Jakarta, Rabu (10/7/2013).

Penghargaan itu diserahkan Direktur Pengembangan Bursa Efek Indonesia (BEI), Friderica Widyasari Dewi dan Pemimpin Redaksi Majalah Warta Ekonomi, Muhamad Ihsan di Ballroom Hotel Crown, Jakarta, Selasa (9/7/2013) malam.

Menurut Ihsan, MSKY menjadi salah satu emiten yang memiliki prospek bagus, seiring dengan terus meningkatnya kinerja perseroan setelah menjadi perusahaan terbuka.

MSKY menjadi satu dari 11 emiten pendatang baru di BEI yang mendapatkan apresiasi. Sementara itu, pemberian penghargaan itu terinspirasi dari konsep Good to Great karya Jim Collins.

“Tujuannya untuk memberikan penghargaan pada perusahaan-perusahaan yang relatif baru terdaftar di Bursa Efek Indonesia yang merupakan top gainer,” kata Ihsan.

Sekedar informasi, sejak dicatakan di BEI pada Juli 2012, saham MSKY tercatat tumbuh 55,8 persen. Valuasi MSKY juga terus meningkat seiring meningkatnya kinerja perseroan.

Pada tahun pertamanya setelah IPO, MSKY membagikan dividen sebesar Rp4 per saham atau senilai Rp 28,3 miliar. Dividen yang dibagikan sekitar 34,5 persen dari laba bersih perseroan pada 2012 sebesar Rp81,8 miliar.

Sementara pada kuartal I/2013, perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp696,01 miliar atau naik 30,05 persen dibandingkan periode sama tahun sebelumnya senilai Rp535,17 miliar.
(rna)
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Facebook
  • Disqus
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak