Kemenhub Ungkap Penyebab Kemacetan di Pelabuhan Merak

Selasa, 03 Mei 2022 - 08:30 WIB
loading...
Kemenhub Ungkap Penyebab...
Kemacetan menimpa Pelabuhan Merak saat H-2 Lebaran. Foto/Antara
A A A
JAKARTA - Kementerian Perhubungan ( Kemenhub ) mengungkap penyebab kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Merak pada H-2 Lebaran. Hari itu kemacetan di Pelabuhan Merak mencapai 20 km sehingga pemudik terjebak selama 12 jam sebelum akhirnya menyeberang ke Sumatra.

Baca juga: Kabar Gembira, Pendaftaran STIP Diperpanjang Sampai 5 Mei 2022

Juru Bicara Kemenhub Adita Irawati menyatakan pergerakan di Pelabuhan Penyeberangan Merak melebihi puncak arus mudik pada tahun 2019, sebelum pandemi menyerang. Situasi yang sama juga menimpa Bandara Soekarno Hatta.

“Kami mencatat yang menyeberang melalui Pelabuhan Penyeberangan Merak sebanyak 155.812 penumpang,” kata Jubir Kemenhub Adita Irawati, dalam keterangan resmi, Selasa (3/5/3022).



Jumlah itu meningkat sebesar 48% jika dibandingkan dengan tahun 2019 di periode yang sama, yaitu sebanyak 105.274 penumpang. Selain itu jumlah kendaraan sebanyak 37.692 unit (campuran dari roda dua, roda empat, bus dan truk) atau meningkat sebesar 63%.

"Tahun 2019 di periode yang sama jumlah kendaraan sebanyak 23.149 unit,” tambahnya.

Sementara itu, di Bandara Soekarno Hatta dilaporkan puncak pergerakan penumpang pada arus mudik tahun ini juga terjadi pada Jumat (29/4/2022)/H-3 lalu. Sebanyak 141 ribu lebih penumpang atau meningkat sekitar 3% dari tahun 2019 di periode yang sama.

Baca juga: Jamaah Salat Id Berebut Berfoto dengan Anies, Didoakan Jadi Presiden 2024

Kemacetan yang terjadi di Pelabuhan Merak membuat Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi harus meminta maaf kepada para pemudik. Budi meminta maaf lantaran pemerintah belum bisa memberikan pelayanan optimal bagi masyarakat yang hendak mudik melalui jalur penyeberangan Banten menuju Lampung.
(uka)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Rupiah Ambles ke Rp17.900,...
Rupiah Ambles ke Rp17.900, Siap-siap! Harga Tiket Pesawat Bakal Naik
Uji Coba Penertiban...
Uji Coba Penertiban Truk ODOL Bakal Dimulai 1 Juni 2026, Ini 3 Variabelnya
Pesawat Tanpa Awak dari...
Pesawat Tanpa Awak dari China Kantongi Sertifikat Layak Terbang di RI, Ini Peruntukannya
Pool Taksi Listrik Green...
Pool Taksi Listrik Green SM Disidak Kemenhub Imbas Tabrakan KRL dan Argo Bromo
Buntut Tabrakan Kereta...
Buntut Tabrakan Kereta di Bekasi, Izin Taksi Green SM Terancam Dicabut
Kebijakan WFA Berhasil...
Kebijakan WFA Berhasil Urai Kepadatan Mudik hingga 17,94 Persen
Macet Parah, Pengendara...
Macet Parah, Pengendara Diminta Hindari Exit Tol Sentul Selatan
Perbaikan Jalan Ambles...
Perbaikan Jalan Ambles di Lenteng Agung Bikin Macet, Kasudin SDA Jaksel Minta Maaf
Jalan Ambles Ditangani,...
Jalan Ambles Ditangani, Lalu Lintas Lenteng Agung Mulai Terurai
Rekomendasi
Karina Ranau Didorong...
Karina Ranau Didorong Pria hingga Terjatuh Saat Tegur Parkir Motor
Ditegur Delegasi Belanda...
Ditegur Delegasi Belanda karena Merokok saat KMB, Jawaban Agus Salim Ini Membuat Mereka Terdiam
Pesan Said Didu untuk...
Pesan Said Didu untuk Prabowo: Waktu Melakukan Akomodasi Politik Sudah Lewat
Berita Terkini
Harga Emas Antam Hari...
Harga Emas Antam Hari Ini Naik Rp4.000 per Gram, Simak Rinciannya
Harga Emas Bangkit usai...
Harga Emas Bangkit usai Trump Sebut Selat Hormuz Dibuka Pekan Ini
Selat Hormuz Dibuka,...
Selat Hormuz Dibuka, tapi Pemulihan Pasokan Minyak Global Butuh Berbulan-bulan
Momentum Indonesia Perkuat...
Momentum Indonesia Perkuat Fondasi Ketahanan Energi di 2026, Ini Kuncinya
Utang Pemerintah Bengkak...
Utang Pemerintah Bengkak saat Swasta Lesu, Alarm bagi Fiskal Negara
PLN EPI Dorong UMKM...
PLN EPI Dorong UMKM Naik Kelas lewat Budidaya Madu Kelulut
Infografis
7 Negara dengan Produksi...
7 Negara dengan Produksi Tank Tempur Terbanyak di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved