Digemari Amerika dan China, Ekspor Perikanan Indonesia Surplus Rp19 Triliun
Selasa, 03 Mei 2022 - 10:50 WIB
loading...
Ikan tuna menjadi salah satu penyumbang terbesar ekspor produk perikanan. Foto/Dok
A
A
A
JAKARTA - Kementerian Kelautan dan Perikanan ( KKP ) mencatatkan kinerja positif sektor kelautan dan perikanan pada triwulan I-2022. Neraca perdagangan produk perikanan mengalami surplus sebesar USD1,39 miliar atau Rp19,8 triliun, naik 21,78% dibanding periode yang sama tahun sebelumnya.
Baca juga: Dorong Industri Perikanan Indonesia, ASHA GO Public
"Tentu ini kabar baik di momen Lebaran, karena ini menunjukkan kinerja ekspor yang meningkat," ujar Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Artati Widiarti, dalam keterangannya, Selasa (3/5/2022).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor produk perikanan pada Maret 2022 mencapai USD548,35 juta atau setara Rp7,87 triliun. Angka ini naik 22,48% dibanding Februari 2022, dan meningkat 14,87% dibanding nilai ekspor bulan Maret tahun sebelumnya.
Artati memaparkan, secara kumulatif pada periode Januari – Maret 2022 atau triwulan 1 tahun 2022, nilai ekspor produk perikanan mencapai USD1,53 miliar, naik 21,63% dibanding periode yang sama tahun 2021.
Baca juga: Dorong Industri Perikanan Indonesia, ASHA GO Public
"Tentu ini kabar baik di momen Lebaran, karena ini menunjukkan kinerja ekspor yang meningkat," ujar Direktur Jenderal Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan Perikanan (PDSPKP) Artati Widiarti, dalam keterangannya, Selasa (3/5/2022).
Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), nilai ekspor produk perikanan pada Maret 2022 mencapai USD548,35 juta atau setara Rp7,87 triliun. Angka ini naik 22,48% dibanding Februari 2022, dan meningkat 14,87% dibanding nilai ekspor bulan Maret tahun sebelumnya.
Artati memaparkan, secara kumulatif pada periode Januari – Maret 2022 atau triwulan 1 tahun 2022, nilai ekspor produk perikanan mencapai USD1,53 miliar, naik 21,63% dibanding periode yang sama tahun 2021.
Lihat Juga :