Dubai Jadi Surga Baru Bagi Miliarder Rusia, Permintaan Properti Meningkat
Jum'at, 06 Mei 2022 - 21:07 WIB
loading...
A
A
A
Banyaknya warga Rusia yang datang ke Dubai telah meningkatkan permintaan untuk vila dan apartemen mewah di seluruh kota. Agen real estat melaporkan, terjadi lonjakan harga properti karena orang Rusia yang tiba di Dubai ingin membeli rumah.
Agen real estat yang berbasis di Dubai Betterhomes mencatat, pembelian properti oleh Rusia melonjak dua pertiga dalam kuartal pertama tahun 2022. Lalu agen real estat lainnya, Modern Living mengatakan ,kepada BBC bahwa mereka telah mempekerjakan banyak agen berbahasa Rusia untuk memenuhi permintaan yang meningkat.
Kepala eksekutif, Thiago Caldas mengaku, mereka menerima banyak telepon dari warga negara Rusia yang ingin segera pindah ke Dubai. "Orang-orang Rusia yang datang tidak hanya membeli untuk investasi, mereka melihat Dubai sebagai rumah kedua," katanya.
Hijrah
Banyak perusahaan multinasional dan start-up Rusia juga merelokasi karyawan mereka ke UEA. Fuad Fatullaev adalah salah satu pendiri WeWay - sebuah perusahaan teknologi blockchain yang memiliki kantor di Rusia dan Ukraina.
Setelah perang pecah, ia dan rekan-rekannya memindahkan ratusan karyawan ke Dubai. "Perang memiliki dampak besar pada operasi kami. Kami tidak bisa melanjutkan (seperti biasa) karenanya kami harus memindahkan ratusan orang ke luar Ukraina dan Rusia," kata Fuad, yang merupakan warga negara Rusia.
Agen real estat yang berbasis di Dubai Betterhomes mencatat, pembelian properti oleh Rusia melonjak dua pertiga dalam kuartal pertama tahun 2022. Lalu agen real estat lainnya, Modern Living mengatakan ,kepada BBC bahwa mereka telah mempekerjakan banyak agen berbahasa Rusia untuk memenuhi permintaan yang meningkat.
Kepala eksekutif, Thiago Caldas mengaku, mereka menerima banyak telepon dari warga negara Rusia yang ingin segera pindah ke Dubai. "Orang-orang Rusia yang datang tidak hanya membeli untuk investasi, mereka melihat Dubai sebagai rumah kedua," katanya.
Hijrah
Banyak perusahaan multinasional dan start-up Rusia juga merelokasi karyawan mereka ke UEA. Fuad Fatullaev adalah salah satu pendiri WeWay - sebuah perusahaan teknologi blockchain yang memiliki kantor di Rusia dan Ukraina.
Setelah perang pecah, ia dan rekan-rekannya memindahkan ratusan karyawan ke Dubai. "Perang memiliki dampak besar pada operasi kami. Kami tidak bisa melanjutkan (seperti biasa) karenanya kami harus memindahkan ratusan orang ke luar Ukraina dan Rusia," kata Fuad, yang merupakan warga negara Rusia.
Lihat Juga :