Harga Bitcoin Sempat Tembus Rp800 Juta, Kini Anjlok Terpangkas Setengahnya
Senin, 09 Mei 2022 - 23:44 WIB
loading...
Harga Bitcoin terus anjlok selama akhir pekan hingga di bawah USD34.000 atau setara Rp493,8 juta. Kejatuhan nilai juga dialami Ethereum sebagai mata uang kripto terbesar kedua di dunia. Foto/Dok
A
A
A
LONDON - Harga Bitcoin terus anjlok selama akhir pekan hingga di bawah USD34.000 atau setara Rp493,8 juta (Kurs Rp14.525 per USD) menurut pertukaran cryptocurrency Coinbase. Cryptocurrency terbesar di dunia berdasarkan nilai pasar itu kini telah turun 50% sejak mencapai puncaknya pada November tahun 2021 lalu.
Penurunan nilai aset digital terjadi karena pasar saham di seluruh dunia juga turun dalam beberapa hari terakhir. Pada hari Senin (9/5/2022), beberapa pasar Asia kembali merosot lebih rendah dengan indeks acuan Nikkei Jepang turun sekitar 2,5%.
Baca Juga: Gucci Menerima Pembayaran dengan Mata Uang Kripto, Brand Mewah Ini Ikuti Perusahaan Besar Lain
Bitcoin menyumbang sekitar sepertiga dari pasar cryptocurrency atau mata uang kripto dengan nilai total mendekati USD640 miliar. Ethereum sebagai mata uang kripto terbesar kedua di dunia juga telah jatuh nilainya, turun lebih dari 10% dalam seminggu terakhir.
Meskipun sebagian besar tahun 2022 relatif sepi untuk pasar mata uang digital, perdagangan aset digital yang fluktuatif bukanlah hal baru seperti di tahun-tahun sebelumnya.
Penurunan nilai aset digital terjadi karena pasar saham di seluruh dunia juga turun dalam beberapa hari terakhir. Pada hari Senin (9/5/2022), beberapa pasar Asia kembali merosot lebih rendah dengan indeks acuan Nikkei Jepang turun sekitar 2,5%.
Baca Juga: Gucci Menerima Pembayaran dengan Mata Uang Kripto, Brand Mewah Ini Ikuti Perusahaan Besar Lain
Bitcoin menyumbang sekitar sepertiga dari pasar cryptocurrency atau mata uang kripto dengan nilai total mendekati USD640 miliar. Ethereum sebagai mata uang kripto terbesar kedua di dunia juga telah jatuh nilainya, turun lebih dari 10% dalam seminggu terakhir.
Meskipun sebagian besar tahun 2022 relatif sepi untuk pasar mata uang digital, perdagangan aset digital yang fluktuatif bukanlah hal baru seperti di tahun-tahun sebelumnya.
Lihat Juga :