Penyakit Mulut dan Kuku Merebak, Mentan Sarankan Setop Dulu Makan Jeroan
Kamis, 12 Mei 2022 - 11:04 WIB
loading...
Ilustrasi daging sapi. Foto/MPI/Arif Julianto
A
A
A
JAKARTA - Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo menyatakan virus PMK (Penyakit Mulut dan Kuku) pada hewan ternak tidak menular ke manusia. Konsumsi daging-dagingan seperti daging sapi saat ini juga masih aman.
Meski begitu, Mentan mengimbau masyarakat tetap selektif dalam mengonsumsi daging di tengah merebaknya virus PMK.
Menurut dia, ada beberapa bagian pada hewan ternak yang memiliki potensi besar terdapat virus PMK. Oleh karena itu, beberapa bagian daging saat ini disarankan untuk tidak dikonsumsi.
"Virus ini tidak menular manusia, dagingnya masih aman dikonsumsi dengan aman oleh manusia, namun ada beberapa bagian yang harus dihindari," ujar Mentan dalam konferensi persnya, Rabu (11/5/2022).
Baca juga: Kementan Jamin Hewan Kurban Idul Adha Tidak Terpapar Wabah PMK
Seperti diketahui virus PMK menyerang beberapa bagian tubuh hewan seperti mulut dan kuku dari hewan ternak. Oleh sebab itu Mentan menyarankan masyarakat tidak mengonsumsi daging di bagian mulut dan kaki sapi.
"Yang tidak boleh hanya pada tempat-tempat yang langsung terkena PMK, misalnya organ tertentu seperti kaki, jeroan tidak boleh, mulut seperti lidah, itu tidak direkomendasi," urainya.
Meski begitu, Mentan mengimbau masyarakat tetap selektif dalam mengonsumsi daging di tengah merebaknya virus PMK.
Menurut dia, ada beberapa bagian pada hewan ternak yang memiliki potensi besar terdapat virus PMK. Oleh karena itu, beberapa bagian daging saat ini disarankan untuk tidak dikonsumsi.
"Virus ini tidak menular manusia, dagingnya masih aman dikonsumsi dengan aman oleh manusia, namun ada beberapa bagian yang harus dihindari," ujar Mentan dalam konferensi persnya, Rabu (11/5/2022).
Baca juga: Kementan Jamin Hewan Kurban Idul Adha Tidak Terpapar Wabah PMK
Seperti diketahui virus PMK menyerang beberapa bagian tubuh hewan seperti mulut dan kuku dari hewan ternak. Oleh sebab itu Mentan menyarankan masyarakat tidak mengonsumsi daging di bagian mulut dan kaki sapi.
"Yang tidak boleh hanya pada tempat-tempat yang langsung terkena PMK, misalnya organ tertentu seperti kaki, jeroan tidak boleh, mulut seperti lidah, itu tidak direkomendasi," urainya.
Lihat Juga :